Suara.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X menginginkan daerah ini segera memiliki museum batik untuk menjamin kelestarian batik sebagai warisan budaya setempat.
"Untuk menjamin kelestarian batik agar segera dibentuk museum batik, seperti di Pekalongan, Jawa Tengah, yang telah menjadi rujukan nasional," kata Sultan dalam Acara Perayaan Jogja Kota Batik Dunia di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (5/10/2015).
Menurut Sultan, hal itu perlu dilakukan sebagai tindak lanjut penobatan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia oleh Dewan Kerajinan Dunia (World Craft Council/WCC) di Dongyang, Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada 2014.
"Perlu dilakukan upaya-upaya lanjutan agar peringkat Yogyakarta sebagai kota batik dunia tidak dicabut kembali," kata dia.
Menurut dia, di Yogyakarta memang telah berdiri museum batik seperti di Imogiri dan Kota Baru, namun museum itu bukan milik daerah melainkan milik keluarga atau kolektor batik.
"Kalau di Kota Baru dan Imogiri itu kan milik kolektor, " kata dia.
Pascapenetapan Yogyakarta sebagai kota batik dunia, menurut Sultan, masyarakat Yogayakrata tidak boleh berpangku tangan melainkan harus berkomitmen untuk melestarikan batik secara berkelanjutan.
Selanjutnya, menurut dia, pembangunan museum itu juga perlu diikuti peran desa dalam mengembangkan corak batik. Hal itu seperti yang telah dilakukan di Desa Giriloyo yang melakukan akulturasi antara batik Yogyakarta dan Surakarta.
"Harus menempatkan desa sebagai basis untuk melestariakn dan mengembangkan," kata dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Panduan Pilih Warna Cat Ruang Tamu Pembawa Hoki Sesuai Arah Mata Angin
-
Danantara Mau Bangun Jaringan Charging Station Motor Listrik
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays
-
5 Fitur Smartwatch yang Wajib Dipantau Pelari: Performa Terukur, Capai Target Lebih Cepat
-
REDMI 17 Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 7.500mAh untuk Lawan Battery Anxiety
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto