Suara.com - Ribuan warga Muslim di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, mengikuti pawai taaruf untuk meramaikan tahun baru 1 Muharam 1437 hijriah, Rabu (14/10/2015).
Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Manokwari Bastian Salabay dan Komandan Distrik Miilter 1703 Manokwari Letnan Kolonel Infantri Stevanus Aribowo membuka star pawai ini.
Bastian Salabai, dalam kegiatan itu, mengatakan selama empat tahun dia memimpin Manokwari, dia netral terhadap seluruh agama di daerah itu.
Menurut dia, hubungan umat beragama di Manokwari selama ini berlangsung harmonis. Daerah itu pun, sejauh ini aman tanpa ada konflik agama.
Untuk itu, kata Bastian, keharmonisan tersebut harus dijaga demi ketentraman serta keamanan daerah itu.
"Saya pun mengajak seluruh warga Muslim untuk bersatu, membangun Manokwari untuk kesejahteraan seluruh umat," katanya.
Terkait keberagamaan di Manokwari, sebelumnya Ketua Persatuan Gereja Gereja di Tanah Papua Pendeta Sherly Parinussa mengatakan bahwa agama bagi Indonesia merupakan kekayaan.
Khusus untuk di wilayah Manokwari, dia tak ingin ada pihak yang mencoba untuk merusak kerukunan beragama yang sudah terjalin.
Sherly juga berharap, tidak ada persepsi permusuhan antara Kristen dan Islam di daerah tersebut.
"Muslim dan Kristen adalah kekuatan untuk membangun Manokwari," kata dia.
Ustaz Baharudin Sabola, pada Tabligh akbar tahun baru hijriah di Manokwari mengatakan, bulan Hijriah adalah bulan kebersamaan, cinta dan pengorbanan.
Hal itu ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW saat membangun Madinah pada awal hijrahnya. Kala itu, lanjut dia, Nabi Muhammad SAW mampu menyatukan seluruh umat dari latar belakang keyakinan dan suku yang berbeda.
"Umat saat itu, sangat kompak, aktivitas perdagangan berjalan lancar, sehingga Madinah dijuluki sebagai Madinah Al-Munawarah, kota yang bersinar dan bercahaya," kata Baharudin.
Dia menambahkan kebersamaan harus terus dibina di daerah tersebut. "Yang terpenting dalam upaya ini adalah menciptakan kesejahteraan ekonomi yang kuat bagi seluruh warga Manokwari," tutupnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan