Diana Rikasari, dikenal sebagai salah satu fashion blogger paling top di Indonesia. Perempuan ini juga sering disebut sebagai 'perintis' dunia blogger di Indonesia. Namun dalam perbincangannya dengan suara.com, di satu sore, dua pekan lalu di Jakarta, lulusan S2 International Business Management dari Nottingham University ini menyebut blogger bukanlah pekerjaan.
"Memang bisa menghasilkan uang, tapi harus ada pekerjaan utama lainnya," ujar Diana yang sore itu memulas bibirnya dengan warna pink.
Terus terang saya agak kaget dengan pengakuan perempuan 30 tahun ini. Ia ternyata lebih suka disebut sebagai pengusaha. Tapi Diana memang tidak salah. Karena selain sebagai blogger namanya juga berada di balik sukses UP!, merek sepatu wedges yang menjadi favorit perempuan muda di Indonesia. Belakangan ia juga merilis jenis sepatu lain dengan merek Pop.
Tapi bisnis juga bukan passion perempuan energik ini. Ia menyebut mencipta atau berkreasi adalah passion-nya yang sebenarnya.
"Saya tidak mau dibatasi ke dalam satu kategori saja apakah fesyen, seni atau musik. Karena sebagai manusia saya merasa kita sangat kompleks dan multi dimensi. Jadi rasanya tak tepat membatasi ke satu kelompok saja," tandasnya.
Dan, dengan berkreasi itulah Diana mengaku mendapatkan suntikan energi.
"Ini membebaskan saya, dan membuat saya melihat dunia menjadi jauh lebih luas," ujar perempuan yang dikenal suka bergaya tabrak tubruk dalam berpakaian ini.
Awalnya, Diana membangun karier sebagai research executive hingga menjadi Assistant brand manager di Unilever Indonesia. Namun, di samping pekerjaannya, ibu satu anak ini juga memiliki hobi menulis, fotografi dan desain. Hobi ini yang mendorongnya rutin membagi gaya-gaya fesyen pribadinya melalui blog bertajuk Hot Chocolate and Mint (dianarikasari.blogspot.com).
Hobi ngeblog ini, ditekuni perempuan yang suka tampil dengan gaya eklektik ini sejak tujuh tahun lalu. Saat itu ia sedang menimba ilmu di Nottingham University, Inggris. Di sela waktu luangnya, Diana menuliskan pengalamannya lewat blognya dianarikasari.blogspot.co.id.
Tapi saat ditanya apa yang pertama kali ditulisnya, perempuan yang suka belanja barang seken ini mengaku sudah lupa.
Suara.com - "Tentang pacar saya mungkin," ujarnya sambil melepas senyum. Manis!
Meski sering mendapat kritik, tulisan Diana juga mendapat apresiasi positif. Perlahan, tulisan Diana makin banyak yang membaca. Namanya juga makin sering disebut di kalangan pencinta fesyen di tanah air.
Nama Diana Rikasari pun dikenal sebagai blogger fashion pertama di tanah air. Padahal menurutnya, saat ngeblog, ia tak melulu menulis soal fesyen. Ia menulis apa saja yang menarik yang dialaminya saat itu.
Saking banyaknya pembaca yang mengunjungi blog Diana, pada 2011 dan 2012, Hot Chocolate and Mint dinobatkan sebagai blog yang paling banyak dikunjungi di IndonesiaMatters.com. Pencapaian ini mengantarkan Diana menjadi brand ambassador berbagai produk lokal maupun luar. baik untuk produk fesyen, kecantikan hingga produk telekomunikasi. Diana mengenang, hobinya ngeblog mulai mendatangkan uang setelah empat tahun ia merintisnya.
Dari hobi ngeblog ini, Diana juga berhasil meraih sejumlah penghargaan. Ia sering diundang menjadi pembicara dalam berbagai seminar dan workshop.
Berita Terkait
-
Profil dan Rekam Jejak Aimee Song: dari Blogger Mode Jadi Mega Influencer
-
Rahasia di Balik Rekor Dunia seedbacklink Sebagai Komunitas Narablog Terbesar
-
Berani Sentil Attitude Food Blogger yang Review Bika Ambon Ci Mehong, Pendidikan Tinggi Anwar BAB Disorot
-
Bisnis Tasyi Athasyia, Diultimatum Ci Mehong Jangan Menjatuhkan Usaha Orang Lain
-
Siapa Codeblu, Food Blogger yang Viralkan Higienitas Buruk di Restoran Sec Bowl Kuningan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali