Suara.com - Industri pariwisata dan ekonomi kreatif adalah salah satu industri unggulan dalam meningkatkan perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia.
Begitu banyak potensi dan kekayaan yang dimiliki Indonesia, dalam berbagai bidang. Untuk semakin memperkenalkan hal tersebut kepada seluruh warga negaranya, Kementerian Pariwisata bersama Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) menyelenggarakan pameran bertajuk "Indonesia Tourism and Creative Economy Fair" (ITCEF).
Pameran yang diselenggarakan untuk keempat kalinya ini akan segera digelar pada 16-18 Oktober 2015 di Hall B JCC Senayan, Jakarta.
Menurut Yanti Sukamdani, Ketua BPPI, industri kreatif Indonesia saat ini memang tengah mengalami pertumbuhan yang positif. Ia mengatakan ITCEF merupakan hal yang penting sebagai sarana untuk bertukar informasi seputar industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
"Pameran ini juga sebagai persiapan menuju persaingan Asean Economic Community (AEC) 2015. Masyarakat Indonesia sendiri harus mengenal lebih dulu potensi kekayaan yang dimiliki oleh negaranya," ungkapnya dalam jumpa pers ITCEF di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (13/10/2015).
Berbagai rangkaian kegiatan perupa pameran yang berhubungan pariwisata sudah disiapkan oleh pihak penyelenggara, seperti Tour & Travel, pameran produk ekonomi kreatif, Bed Set Up & Table Set Up Competition, Uniform Parade, Band & Culture Performance hingga Stand Up Comedy.
Para pengunjung juga bisa mendapatkan ide liburan ke berbagai destinasi dalam negeri, sampai berburu promo penerbangan dan penginapan murah.
Dalam pameran ini terdapat 109 peserta yang diikuti oleh Badan Promosi Pariwisata di seluruh Indonesia, National dan International Tourism Board, Airlines, Biro Konvensi, Perusahaan Penyedia Tour Travel, Hotel hingga pelaku industri dalam bidang ekonomi kreatif seperti fashion, UKM produk kulit dan batik, serta kerajinan.
Asyiknya lagi, tiket masuk ke ITCEF tidak dipungut biaya alias gratis. Pameran ini berlangsung dari pukul 10.00-20.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai Anjlok hingga 43%, Daging dan Minyak Goreng Ikut Melemah
-
Cara Cek Data Siswa Penerima PIP 2026, Mudah Lewat SIPINTAR Pakai NISN dan NIK
-
Pasien Menunggu 8 Jam di IGD Jadi Alarm Perbaikan Layanan Rumah Sakit