Nasi Tempong adalah makanan yang wajib Anda coba saat jalan-jalan ke Banyuwangi, Jawa Timur. Mencari warung yang menjual nasi tempong tidaklah sulit, karena hampir semua warung di kota Banyuwangi menyediakan kuliner khas ini.
Dan saya pun berkesempatan mencoba makanan khas ini, saat berkunjung ke Banyuwangi beberapa waktu lalu. Bukan di warung yang terkenal dengna nais tempongnya memang, tapi cukup menjawab rasa penasaran saya tentang makanan khas Banyuwangi yang sudah kesohor ini.
Tak menunggu lama, sepiring nasi tempong sudah tersaji di depan saya. Sepiring nasi panas yang masih mengepul disajikan bersama sayuran rebus seperti kangkung, sawi, kacang panjang, kubis, terong serta tahu dan tempe goreng. Untuk tambahan lauknya bisa memilih ikan asin, ikan laut, empal, pepes, ayam, telur dadar, dan lainnya.
Adapun yang membuat nasi tempong terasa begitu khas, adalah sambalnya yang pedas tapi menyegarkan. Saking pedasnya mampu membuat keringat dan air mata bercucuran saat menyantapnya.
Menurut pemilik warung, sambal untuk nasi tempong memang memiliki resep tersendiri. Racikan untuk membuat sambalnya adalah cabe rawit, tomat ranti (tomat berukuran mini dengan tekstur permukaan bergelombang), gula pasir, terasi, garam dan tidak lupa air jeruk limau.
Hasilnya, sambal tersebut membuat orang yang menyantapnya seperti di 'tempong,' yang dalam bahasa Osing berarti ditampar. Ini juga yang menjadi asal mula nama hidangan ini. Karena orang yang habis menyantap nasi tempong dijamin pipinya seperti habis ditampar.
Jadi jika sedang jalan-jalan ke Banyuwangi, jangan lupa mencicipi sensasi pedasnya nasi tempong.
Berita Terkait
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
Tetap Aktif di Usia Senja, Para Oma Ini Jadi Sosok Hangat di "Uma Oma Heritage"
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!
-
Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
15 Tahun Bersama Gojek, 70 Mitra Driver Legend Dapat Apresiasi Umrah ke Tanah Suci
-
35,24 Ton Sampah Sisa Demo DPR Diangkut dari Jalan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda
-
Dari Komedi ke Tarik Suara, Rudal Timur Perkenalkan RUTIM
-
Akses Masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan ke Pintu Bypass
-
Review Film Motor City: Sengaja Mengorbankan Cerita demi Gaya
-
Rumus Volume dan Luas Permukaan Tabung Lengkap Contoh Soal dan Pembahasan
-
Gara-gara Fogging, Sistem Pemadam di Basement KPK Aktif dan Dikira Kebakaran
-
Galaxy S26 FE Jadi yang Pertama Bawa One UI 9, Samsung Genjot Kamera dan Galaxy AI
-
KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa!
-
Kabar Baik dari Halimun Salak! 51 Macan Tutul Jawa Buktikan Alam dan Manusia Bisa Berbagi Ruang