Mengawali kunjungannya ke Yogyakarta, Ratu Denmark Margrethe II mengamati demo teknik pembuatan batik tulis di Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta, Sabtu (24/10/2015).
Dengan mengenakan gaun bermotif garis-garis berwarna merah, dan biru muda, Ratu Margrethe didampingi Menteri Luar Negeri Denmark Kristian Jensen serta Duta Besar Denmark Casper Klynge.
Ia tampak serius mendengarkan pemaparan Ketua Umum Paguyuban Pecinta Batik Sekar Jagad Larasati Suliantoro Sulaiman. Kepada Margrethe, Larasati mengatakan batik merupakan salah satu komoditas kerajinan yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.
Dalam kunjungan yang berlangsung hampir satu jam itu, Margrethe mendapat penjelasan mengenai keragaman batik, filosofi batik, serta teknik pembuatan batik. Ia bahkan juga sempat mencoba membatik.
Dari beberapa motif batik yang dipamerkan oleh BBKB, ada beberapa batik yang cukup lama menjadi perhatiannya yakni batik keraton Yogyakarta "Niti Cakar Ayam", serta batik keraton Yogyakarta "Parang Borong", dan "Tamartuntum".
"Ini merupakan batik dengan zat pewarna yang ramah lingkungan," kata Suliantoro.
Setelah mengunjungi BBKB, Ratu Margrethe II beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) , Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Kompleks Candi Prambanan.
Di kampus UGM, Margrethe II berkesempatan membuka secara resmi Joint Lecture terkait kerja sama inovatif abad ke-21 “Denmark’s Political and Commercial Relationship With Indonesia, ASEAN and Asia” yang dihadiri oleh civitas akademika UGM.
Dalam sambutannya Rektor UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., mengatakan kunjungan Ratu Denmark ini bukan hanya sekadar pertemuan resmi namun merupakan interaksi budaya antara kedua belah pihak.
“Kunjungan ini akan memperkuat kolaborasi dan kerja sama kita di masa mendatang,” kata Dwikorita.
Menurut Dwikorita antara Indonesia dan Denmark memiliki banyak kesamaan khususnya keberagaman budaya dan maritim. Dwikorita juga berharap kunjungan Ratu Denmark bisa meningkatkan kolaborasi penelitian antara UGM dan Denmark.
“Kita tidak hanya menghasilkan publikasi yang berkualitas tetapi juga solusi praktis dalam menghadapi persoalan bangsa. Untuk itu harapannya kolaborasi ini akan berkontribusi bukan hanya untuk Indonesia dan Denmark, tetapi juga dunia,” imbuhnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Pramugari Gadungan yang Viral, Menyamar Pakai Seragam Berujung Terciduk di Soetta
-
Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca hingga Fashion Premium
-
Lestarikan Budaya Lokal, Batik Siger Terus Berkembang Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Viral Sebut Batik dari Malaysia, Telusuri Asal-Usul Aisha Retno
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tembus Tembok Retail Modern: Cara UMKM Jakarta Barat Naik Kelas dari Lokal ke Global
-
5 Shio Paling Hoki Besok 14 Januari 2026, Ada Ular dan Monyet
-
7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
-
5 Body Lotion Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Kenyal dan Sehat Terawat
-
5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
Bikin Cuan Ngalir Terus, Ini 7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan untuk Dekorasi Rumah
-
16 Januari 2026 Libur Isra Miraj, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
-
4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
-
Bukan Buka Luka Lama, Psikolog Ungkap Pentingnya Aurelie Moeremans Tulis Pengalaman Traumatiknya
-
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai