Suara.com - Saat masih kanak-kanak, Pascale Mussard sering menghabiskan masa kecilnya bersama pamannya Robert Dumas yang dikenal sebagia desainer tas Kelly yang terkenal dari Hermes. Pascale sering diminta mengumpulkan perca sisa-sisa bahan yang digunakan sang paman untuk mahakaryanya. Kulit sisa ini kemudian mereka ubah menjadi liontin yang indah.
Siapa sangka, jika kebiasaan inilah yang menjadi embrio bagi usaha Mussard, yang kini menjadi generasi keenam keluarganya yang bekerja di rumah mode mewah Hermes. Ia mengubah kulit-kulit sisa itu menjadi bahan karya bernilai tinggi.
Bengkel kerja milik keluarganya, menjadi taman bermainnya seusai pulang sekolah. Dia membuat beraneka bentuk mainan dari kulit-kulit sisa itu. Dari sinilah tumbuh rasa sukanya pada dunia desain.
Lantas selulusnya dari European Business School London, Pascale melamar ke Hermes, tepatnya di bagian pembelian. Semua berjalan lancar, hingga satu hari salah seorang stafnya mengajukan pertanyaan, "Bagaimana jika satu hari kita kehabisan bahan baku?"
Pertanyaan ini mendorongnya untuk membuka sebuah bengkel di rumah untuk memanfaatkan bahan-bahan sisa di Hermes untuk membuat karya baik itu produk furnitur, aksesoris dan mainan.
Pada tahun 2009, ia dan setengah lusin pengrajin berhasil menciptakan sekitar 100 item dari bahan-bahan sisa. Mereka menamainya "Petit h". Koleksi pertama karya "Petit h" dirilis di toko Hermes di Paris pada 2010. Dan sejak itu label ini terus dimunculkan di butik Hermes di seluruh dunia.
Dan, baru-baru ini, edisi terbaru Petit h dipamerkan di Shanghai, dengan lebih dari 1.000 unit dijual hingga 29 November mendatang. Produk itu meliputi boneka panda, patung kuda, handle pintu dari kulit, selimut cangkir teh dari kulit buaya lengkap dengan syal Hermes dari sutra. Penutup cangkir ini dirancang khusus untuk memenuhi permintaan pelanggan China.
"Moto kami adalah, 'Kami tidak membuang apa pun!'" Ini adalah cara yang berbeda dalam memandang sesuatu," ujar Pascale kepada China Daily di sela-sela temu media menjelang obral di Shanghai.
Petit dalam bahasa Perancis, berarti mungil atau kecil. Biasanya istilah ini mengacu pada tubuh perempuan. Dalam hal ini, nama itu dipilih untuk menggambarkan misi besar untuk memberi napas bagi kehidupan kedua.
"Saya selalu terkejut ketika harus membuang sesuatu dengan sia-sia. Itu membuat saya sedih," ujar Mussard. Dia menambahkan, dia tak bisa membayangkan mengapa orang tidak mencoba untuk menyimpan sesuatu dan menggunakannya untuk keperluan lain.
"Orang sering mengartikan kreativitas sebagai ide untuk menggolah bahan. Bagi saya itu adalah sebaliknya," ujarnya. (asiaone.com)
Berita Terkait
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
Tas Hermes Shandy Aulia di Swiss Jadi Sorotan, Ramai Dibandingkan Warganet?
-
Hermes: Dari Tali Kuda hingga Birkin, Kisah Mewah yang Tak Terduga!
-
Berapa Harga Outfit Ala Alatas di Sidang Cerai Tasya Farasya? Lagi-Lagi Tas Birkin 'Tampar' Menantu
-
7 Koleksi Tas Mewah Tasyi Athasyia, Hermes Ratusan Juta Terbakar
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Skincare Malam Boleh Dipakai Jam 7? Begini Saran Dokter agar Hasilnya Optimal
-
4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
-
3 Sepeda Gunung MTB Wimcycle Termurah dengan Frame Kokoh dan Suspensi Nyaman
-
5 Sepatu Puma Diskon 20 Persen di Sports Station, Harga Mulai Rp479 Ribuan
-
Bisakah Plester Hidrokolloid Hansaplast Atasi Bekas Jerawat di Wajah?
-
Cari Eyeliner Bagus? Ini 5 Pilihan yang Awet dan Dipuji Pengguna
-
4 Sepeda Elektrik Polygon dengan Baterai Tahan Lama dan Kayuhan Ringan
-
Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan
-
Siapa Saja 8 Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi?
-
Arti Lagu Lalaki Langit Bupati Purwakarta Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan