- Kerudung Jahat diprediksi menjadi tren hijab paling populer pada Lebaran 2026.
- Istilah jahat merupakan pujian netizen untuk tampilan pashmina yang sangat menawan.
- Bahan viscose dan ceruty digunakan untuk memberikan efek wajah lebih tirus.
Suara.com - Setelah tren "Pashmina Meleyot" sempat viral, kini muncul istilah baru yang diprediksi bakal merajai tren baju Lebaran 2026, yaitu "Kerudung Jahat".
Mendengar istilahnya "Kerudung Jahat", mungkin Anda menilai itu sesuatu yang buruk untuk tren baju Lebaran 2026 nanti.
Namun tenang, istilah "jahat" di sini bukan berarti bermakna negatif atau berkaitan dengan hal buruk lainnya.
Sebaliknya, istilah "Kerudung Jahat" ini adalah bentuk pujian hiperbola dari netizen untuk model hijab yang diprediksi akan jadi tren saat Lebaran 2026 nanti.
Lantas, seperti apa model hijab yang disebut dengan istilah "Kerudung Jahat" tersebut?
Asal-usul Istilah Kerudung Jahat
Istilah "Kerudung Jahat" lahir dari kreativitas warganet di media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Dalam dunia kecantikan dan fashion, kata "jahat" sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang terlalu cantik, terlalu memikat, atau bikin pangling hingga level yang luar biasa.
Jadi, kerudung jahat adalah sebutan untuk model hijab pashmina yang saat dipakai bisa membuat penampilan seseorang terlihat sangat menawan, elegan, dan menonjolkan keindahan wajah secara maksimal.
Bahan Pashmina yang Biasa Dipakai untuk Model Kerudung Jahat
Secara teknis, kerudung jahat merujuk pada pashmina panjang yang menggunakan bahan Viscose atau Ceruty. Karakteristik utama bahan ini antara lain:
Baca Juga: 24 Jam Menegangkan! Cerita Eks Barcelona Berpacu dengan Waktu Tinggalkan Iran
- Flowy (Jatuh): Memberikan kesan anggun di setiap gerakan.
- Ringan dan Adem: Sangat nyaman dipakai seharian saat keliling silaturahmi Lebaran.
- Mudah Dibentuk: Bahan viscose cenderung tidak licin, sehingga lilitannya bisa tetap rapi meski tanpa banyak jarum pentul.
Kerudung Jahat Bikin Wajah Terlihat Tirus
Salah satu alasan model kerudung jahat diprediksi akan meledak di Lebaran 2026 adalah kemampuannya memberikan efek visual wajah lebih tirus.
Gaya hijab ini biasanya diatur dengan teknik lilitan khusus yang menempel mengikuti garis dahi, kemudian sisi panjangnya dibiarkan menjuntai rapi. Teknik ini menciptakan ilusi wajah yang lebih tegas, elegan, dan effortless.
Berita Terkait
-
5 Model Gamis Kebanggaan Mertua yang Jadi Tren Lebaran 2026
-
Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Cocok Dipadukan dengan Hijab Warna Apa?
-
Kenapa Disebut Gamis Bini Orang? Ini Asal-usul dan Ciri Khas Tren Baju Lebaran 2026
-
Gamis Bini Orang Seperti Apa? Konon Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026
-
Baju Lebaran Teal Blue Cocok dengan Warna Apa? Ini 5 Rekomendasi Padu Padan yang Elegan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar
-
Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?
-
ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System
-
Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih
-
Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship