Suara.com - Setiap negara di berbagai belahan dunia memiliki tradisi unik dalam merayakan Natal. Perbedaan dalam merayakan Natal salah satunya dipengaruhi oleh legenda rakyat dan mitos yang diyakini masyarakat di masing-masing negara.
Berikut adalah beberapa tradisi unik masyarakat dari berbagai negara dalam merayakan Natal, seperti dilansir Metro.co.uk.
1. Iceland - Legenda Kucing Yule
Masyarakat Islandia percaya bahwa saat musim salju tiba kucing raksasa bernama Jólakötturinn atau Yule akan mengintai mereka yang belum merampungkan persiapan Natal, termasuk mereka yang belum memiliki baju baru untuk merayakan Natal.
2. Spanyol - Lelaki Buang Air Besar
Tahukah Anda bahwa pada abad 17-18-an, muncul cerita, banyaknya lelaki yang berjongkok dengan celana terbuka dalam kondisi sedang buang air besar di dekat lokasi kelahiran Yesus. Meski melegenda tapi belum diketahui apa maksud dari cerita tersebut.
3. Meksiko - Malam Lobak
Masyarakat Meksiko menyambut Natal dengan menghidangkan berbagai masakan berbahan lobak. Ini sebabnya Natal di Meksiko terkenal dengan Malam Lobak.
The Noche de Rabanos memperlihatkan lobak yang diukir menjadi karakter dalam kisah bertema Natal.
4. Greenland - Makan Burung Berjamur
Jika mengunjungi Greenland saat Natal, Anda akan menemukan tradisi mengonsumsi burung yang telah difermentasi selama musim dingin. Burung 'berjamur' itu disimpan bersamaan bangkai singa laut selama tujuh bulan hingga akhirnya siap dimakan saat musim Natal tiba.
5. Amerika Serikat - Santa dan Senapan Mesin
Di Amerika Serikat tepatnya Arizona, Anda akan menemui Santa Klaus lengkap dengan senapan bermesin yang bisa dijadikan objek foto menarik saat Natal. Pasalnya, The Scottsdale Gun Club rutin membuat acara tahunan Natal dengan tokoh Sinterklas yang membawa senapan.
6. Jerman - Film Krampus
Film ini merupakan film populer yang berasal dari kisah nyata. Anak-anak di Jerman percaya bahwa mereka akan mendapatkan kesialan jika berbuat buruk. Salah satunya dihantui Krampus, makhluk bertanduk yang akan membawanya dengan rantai.
7. Ukraina - Laba-Laba Natal
Rakyat di Ukraina percaya bahwa ada seekor laba-laba yang akan menghias pohon Natal di rumah keluarga miskin yang tak mampu untuk mempersiapkannya saat Natal tiba.
8. Kanada - Sinterklas Mengabulkan Permohonan
Di berbagai film bertema Natal, digambarkan bahwa Sinterklas akan mengabulkan permohonan mereka di malam Natal. Ternyata hal ini bukanlah dongeng semata, karena di Kanada masyarakatnya percaya Sinterklas akan benar-benar memberikan apa yang mereka inginkan.
9. Norwegia - Dilarang Bersih-bersih saat Natal
Khusus di hari natal, masyarakat Norwegia tidak membersihkan rumah karena percaya sapu mereka akan dicuri oleh para tukang sihir.
10. Jepang - Borong Menu Ayam KFC
Sajian ayam Kentucky Fried Chicken (KFC) menjadi sebuah tradisi penting dalam perayaan Natal di Jepang. Maka tidak heran apabila Anda merayakan Natal di Jepang, hal yang paling penting dalam perayaan natal di Jepang adalah Ayam KFC. Semua warga Jepang rela mengantre berbulan-bulan sebelum datangnya Natal hanya untuk menikmati daging ayam KFC itu.
11. India - Mendekor Pohon Pisang
Tidak seperti negara lainnya yang menggunakan pohon Natal dari pohon cemara, di India mereka menggunakan pohon pisang atau mangga dan menghiasnya layaknya pohon natal.
12. Swedia - Ingin punya Pasangan? Carilah Puding Isi Almond
Di Swedia ada tradisi ketika melahap seporsi puding dari tepung beras dan menemukan almond di dalamnya merupakan pertanda Anda akan segera mendapatkan jodoh tahun ini.
13. Italia - Penyihir
La Befana, seorang penyihir tidak ingin ikut tiga orang bijak bertemu Yesus karena dia harus bersih-bersih. Legenda yang diyakini masyarakat setempat menjelaskan bahwa dirinya telah menghabiskan waktu selama 2.015 tahun untuk mencari bayi Yesus.
14. Venezuela - Bersepatu roda ke gereja
Di Caracas, Venezuela Anda akan menemukan penduduk setempat bersepatu roda ketika akan mengunjungi gereja untuk merayakan Natal.
15. Inggris - Stir up Sunday
Puding tradisional Natal di Inggris biasnaya dibuat lima hari sebelum hari H. Biasanya semua anggota keluarga harus terlibat dalam pembuatan puding sembari mengutarakan permohonan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya
-
Meniatkan Kurban Satu Ekor Kambing untuk Satu Keluarga, Bolehkah?
-
Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya
-
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?