Suara.com - Jelang malam Natal, Kamis (24/12/2015), Gereja Katedral, di Jalan Katedral, Nomor 7B, Jakarta Pusat, disisir tim Gegana Polda Metro Jaya.
Tim Gegana menyisir gereja untuk memastikan tempat ibadah ini benar-benar terbebas dari senjata berbahaya seperti bom menjelang penyelenggaraan misa Natal.
Tim penjinak bom mulai bekerja sekitar jam 14.30 WIB. Anjing-anjing pelacak yang dibawa mulai menjalankan tugas mencari apakah ada bahan peledak atau tidak di gereja tersebut.
Area yang disisir tidak hanya di bagian luar bangunan, tim juga menyusuri sejumlah tempat di bagian dalam gereja.
Penyisiran Gereja Katedral sebenarnya sudah rutin dilakukan tiap kali hari keagamaan tiba.
Tapi, antisipasi keamanan tahun ini yang dilakukan aparat keamanan lebih ketat. Ketatnya keamanan di sekitar gereja menyusul penangkapan sejumlah terduga teroris sebelum mereka meneror dengan mengambil momentum Natal dan tahun baru 2016.
Ketika berita ini diturunkan, proses penyisiran masih berlangsung.
Pada jam 18.30 WIB nanti, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan didampingi Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya rencananya akan mengunjungi Gereja Katedral.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara