Suara.com - Ribuan warga Yogyakarta dan sekitarnya memadati sejumlah ruas jalan yang dilalui rombongan kirab dalam rangka Jumenengan atau penobatan Kanjeng Gusti Pangeran Arya Paku Alam X, Kamis (7/1/2016) sore.
Kirab tersebut melibatkan enam Kereta Kencana milik Puro Pakualaman yang ditarik 30 ekor kuda dan ratusan bregodo atau prajurit Pakualaman dan Pasukan Gajah.
Sejak siang, ribuan warga Yogyakarta telah memadati sejumlah ruas jalan seperti, Jalan Sultan Agung, Jalan Kusumanegara, Jalan Cendana dan sejumlah jalaur kirab lainnya untuk dapat melihat dari dekat sosok Kanjeng Gusti Pangeran Arya Adipati (KGPAA) Paku Alam X yang baru saja dinobatkan sebagai Adipati Puro Pakualaman pada pagi harinya.
Kanjeng Gusti Pangeran Arya Paku Alam X ini menggantikan KGPAA Paku Alam IX yang meninggal beberapa waktu lalu.
Kirab diawali dengan atraksi marching band dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta yang kemudian diikuti oleh bregodo pasukan pembawa bendera Pakualaman Manggala Yudha.
Sebanyak enam prajurit dengan menunggang enam ekor gajah mengawal iring-iringan enam buah Kereta Kencana Pusaka yang salah satunya bernama Kiai Manik Kumolo yang membawa Adipati baru Paku Alaman KGPAA Paku Alam X. Kereta Kencana Pusaka yang membawa KGPAA Paku Alam X ini ditarik enam ekor kuda berwarna putih.
Ribuan masyarakat yang menyaksikan jalannya kirab tersebut langsung menyambut dengan melambaikan tangan saat Kereta Kencana yang membawa KGPAA Paku Alam melintas di depan mereka.
Kirab yang bertujuan untuk memperkenalkan raja baru Puro Pakualaman kepada masyarakat Yogyakarta tersebut menempuh rute sejauh tiga kilometer. Sejumlah warga yang menyaksikan kirab ini menyatakan sangat beruntung dapat menyaksikan peristiwa langka, di mana raja baru Pakualaman turun ke jalan untuk menyapa masyarakat.
"Merasa beruntung bisa mengikuti pergelaran ini karena bukan hal yang sering terjadi pengenalan raja ke rakyatnya," kata Tami warga yang ikut menyaksikan kirab itu. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta