Suara.com - Bagi para penggemar hidangan laut, mungkin tak asing lagi dengan nama 'Dancing Crab'. Tempat makan yang mengusung konsep makan ala Lousiana ini menyajikan menu seafood yang cukup unik, yakni makan tanpa menggunakan piring.
Semua hidangan disajikan di atas meja yang telah terlebih dahulu dialasi plastik. Sementara semua makanan nyaris hanya direbus yang kemudian disantap dengan saus cocolan.
Pertama buka di Lotte Shopping Avenue pada awal tahun lalu, kini Dancing Crab berpindah tempat ke Jalan Gunawarman no. 65, Jakarta Selatan. Menurut Jennifer Suwanto, Marketing Manager Dancing Crab, langkah ini untuk lebih mendekatkan diri kepada para pecinta seafood di Jakarta.
"Kalau di mal, kita kan harus ikut jam buka dan tutup mall. Orang juga mesti parkir, jalan jauh, susah kejangkaunya. Makanya kita buat tempat sendiri, supaya lebih mudah kalau mau ke sini," ujarnya kepada suara.com.
Ternyata Dancing Crab tak hanya hijrah, tapi juga berubah. Di tempat barunya, restoran waralaba dari Singapura ini, hadir dengan konsep yang lebih menyenangkan. Ruangan restoran berkapasitas 72 orang ini berhiaskan bendera dari banyak negara.
Aksen dinding kayu yang dipadu dengan interior bergaya industrial menegaskan konsep 'Lousiana yang diusung. Sejumlah replika kepiting berwarna merah dibiarkan merayap di sudut-sudut dinding bagian atas. Ini membuat suasana lebih menyenangkan dibanding Dancing Crab di tempat yang terdahulu.
Jika ingin lebih santai, pengunjung bisa memilih tempat di tempat makan terbuka yang terletak di bagian belakang dari restoran ini. Taman yang ada membuat suasana lebih segar.
Berita Terkait
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Menikmati Seafood Segar dengan Panorama Sunset yang Ikonik di New Furama
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu
-
Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam