Suara.com - Punya banyak teman tentu sangat membahagiakan, apalagi bila mereka adalah teman-teman yang membawa pengaruh positif bagi kita. Hidup tak hanya akan terasa lebih bersemangat, tetapi juga bisa membuat kita lebih sehat.
Sebuah studi terkini menemukan bahwa orang yang memiliki banyak teman, tubuhnya lebih tahan terhadap sakit. Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti melakukan studi terhadap 101 orang sehat untuk menanyakan berapa banyak teman dekat yang dimilikinya.
Pengertian teman dekat dalam studi ini adalah orang yang dianggap dekat dan berkomunikasi paling tidak seminggu sekali. Sementara teman lainnya adalah yang melakukan kontak sebulan sekali.
Para peneliti kemudian meminta partisipan untuk melakukan wall sit, yakni punggung menempel pada dinding dengan kaki seperti duduk menekuk 90 derajat. Ini merupakan posisi untuk mengetahui toleransi nyeri pada tubuh.
Hasil studi menunjukkan ternyata orang-orang yang memiliki lebih banyak teman lebih mampu untuk bertahan pada posisi tersebut lebih lama. Ini terjadi, kata peneliti, karena aktivitas endorfin dalam tubuh orang-orang yang punya banyak teman lebih kuat.
Endorfin itu sendiri merupakan senyawa kimia yang dilepaskan otak untuk membuat seseorang merasa senang, menjaga kekebalan tubuh dan bisa membantu mengurangi rasa nyeri. Studi sebelumnya mengungkapkan endorfin juga terkait dengan ikatan sosial, sehingga kemungkinan orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat memiliki toleransi rasa nyeri yang tinggi.
"Berdasarkan apa yang kami temukan dalam penelitian, untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental diperlukan hubungan sosial yang baik. Ketika memiliki rasa terhubung dengan orang lain, kemampuan kita dalam mengatasi nyeri juga lebih baik," jelas pemimpin studi dari University of Oxford, Inggris, Katerina Johnson.
Temuan inilah yang membuat para peneliti berkesimpulan bahwa memiliki banyak teman, tak hanya akan membuat seseorang bahagia, tetapi juga membuat tubuh jadi lebih sehat. (Time)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?