Suara.com - Kini, dunia fesyen muslim di Indonesia terus berkembang. Kreativitas pun selalu menelurkan orang-orang baru yang berbakat, dalam hal ini adalah para desainer muslim muda.
Tak ingin berhenti untuk terus belajar dan berkembang, beberapa desainer muslim muda pun memutuskan membentuk sebuah komunitas bernama Komunitas Perancang Mode Muslim Muda Indonesia (KRAMI), yang baru saja dibentuk pada akhir Februari 2016.
Komunitas satu ini dibentuk oleh tujuh desainer muslim muda, di antaranya Fitri Aulia, pemilik label Kivits, Indira, Shafina, Dwinda, Anggi, Dian dan Irina.
Berawal dari pertemuan mereka dalam sebuah wadah yang dinamakan Hijab Dept, sebuah departement store yang tak hanya sebagai pusat ritel busana muslim, tapi juga tempat di mana perempuan muslim yang kreatif (muslima creativepreneur) bisa mengembangkan diri.
"Komunitas ini sebenarnya adalah ruang edukasi di Hijab Dept, di mana bentuk kegiatanya dinamakan community activity. Dan inilah salah satu wujudnya," kata Fitri Aulia, salah seorang pendiri KRAMI.
Kesamaan tujuan dalam memajukan industri fesyen muslim inilah, lantas membuat mereka ingin terjun langsung memberi kontribusi lebih besar, yakni mengedukasi desainer-desainer pemula.
Kegiatan berupa workshop yang dibuat satu bulan sekali adalah salah satu bentuk dari kontribusi tersebut. Fitri mengaku workshop-workshop yang diadakan, akan memiliki kurikulum seperti layaknya sekolah fesyen.
Beberapa hal teknis seperti sisi bisnis fesyen muslim, pemberian harga hingga brand DNA pun dibahas secara tuntas dengan mengundang pembicara dan mentor yang berasal dari dunia fesyen berpengalaman, hingga para desainer senior.
"Bisa dibilang kita punya sebuah kurikulum. Kalau di sekolah desain kurikulumnya panjang, di sini kita persingkat," ungkapnya.
Fitri mempersilakan siapapun yang tertarik dalam dunia fesyen muslim untuk bergabung dengan komunitas ini. Caranya, tinggal datang ke Hijab Dept di FX, Jakarta, dan bertemu salah satu pengurusnya di sana.
Ia menekankan dengan mengikuti komunitas ini, calon maupum para perancang muda bisa lebih terarah dan berkembang dengan adanya materi-materi yang disampaikan setiap bulannya.
"Kita ingin semua anak muda yang tertarik dalam dunia fesyen punya kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang. Selama ini pasar kan melihatnya itu lagi, itu lagi. Dengan adanya komunitas ini, diharapkan nantinya bisa terus ada regenerasi," tutup dia.
Tag
Berita Terkait
-
Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin
-
Demam Pokemon, Komunitasnya di Indonesia Makin Membludak
-
Tak Sekadar Komunitas Wibu, Wibufest Bantu Penggemar Budaya Jepang Temukan Teman Sehobi
-
Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah
-
Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos
-
Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ
-
Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?
-
Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027
-
Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya
-
2 Mobil Listrik Bekas Diprediksi Turun Harga Gegara Wuling Aira EV: Mending Mana?
-
Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik