Lifestyle / Female
Senin, 06 Juni 2016 | 13:20 WIB
Ilustrasi anak berdoa. (shutterstock)

Suara.com - Meski belum wajib, melatih anak-anak berpuasa sejak dini tak ada salahnya untuk dilakukan. Jika dilakukan dengan tepat dan tak memaksa, puasa justru memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan perjalanan spiritual anak.

Nah untuk itu, dokter spesialis anak dari Brawijaya Women and Children Hospital, dr. Margaretha Komalasari memiliki tips bagi Anda, para orangtua yang ingin melatih anak untuk berpuasa.

"Pada waktu sahur menu makannya jangan yang terlalu banyak minyak. Siapkan menu makan yang memenuhi gizi lengkap dan seimbang, ada karbohidrat, sayur, buah, dan protein," ujar  Margaretha pada temu media beberapa waktu lalu.

Seperti orang dewasa, puasa pada anak juga dapat menyeimbangkan enzim dan hormon di dalam tubuh sehingga beberapa penyakit yang sering diderita anak seperti gangguan pencernaan akan lebih baik selama berpuasa.

Tapi tentu saja orangtua tak boleh memaksa anak untuk langsung berpuasa penuh. Latih anak secara bertahap mulai dari setengah hari berpuasa.

"Setengah hari dulu nggak apa-apa, nanti semakin lama berlatih akan terbiasa untuk puasa 'full'. Anak-anak kan juga dalam proses belajar jadi kalau lemas, nggak papa dibatalin. Toh puasa bukan hanya berlatih tidak makan dan minum, tetapi juga mengontrol hawa nafsu," imbuhnya.

Lalu mulai usia berapa anak dibolehkan untuk berlatih puasa?

"Usia enam tahun keatas sudah boleh dilatih untuk ikut orangtuanya sahur, mulai berpuasa setengah hari, dan ikut berbuka bersama," pungkasnya.

Load More