Senada dengan Doni, Afdal yang merupakan satu-satunya siswa yang diterima di IPB pun mengungkapkan bahwa jurusan yang ia peroleh belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang diinginkan. Awalnya Afdal menginginkan untuk masuk di jurusan Agronomi dan Hortikuluta IPB. “Iya di jurusan MSL (Manajemen Sumberdaya Lahan) ini pilihan kedua. Kalau yang pertama itu jurusan Agronomi dan Hortikultura. Jadi awalnya sempet kecewa sih tapi ya nggak apa-apa, bersyukur aja. Soalnya saya memang ingin di pertanian, dan ini jurusannya juga lumayan nyambung,” tutur Afdal.
Perasaan senang dan haru pun diungkapkan oleh Eni Megawati. Sebagai Community Engagement Dompet Dhuafa Pendidikan. Ia turut merasa senang karena SMART Ekselensia tetap bisa mempertahankan prestasinya. Namun, Eni juga memaparkan untuk tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang diraih mengingat masih ada sekitar 24 siswa yang belum mendapatkan bangku di universitas negeri di Indonesia.
“Iya alhamdulillah sebuah prestasi yang membanggakan. SMART Ekselensia tetap mempertahankan prestasinya hingga saat ini. Harapannya kedepan nantinya akan semakin banyak lagi siswa yang mendapatkan kesempatan untuk duduk di perguruan tinggi negeri. Sekarang kita masih sedang memikirkan bagaimana cara agar 24 siswa ini juga bisa mendapatkan bangku di universitas favoritnya,” jelas Eni.
Strategi yang dilakukan oleh pihak SMART Ekselensia untuk dapat mewujudkan impian para siswa yang belum mendapatkan bangku di universitas yakni dengan cara mengadakan pelatihan intensif. Pelatihan intensif ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menuju SNMPTN tulis. “Ya dari kemaren itu banyak anak-anak yang belum berkesemapatan lolos SNMPTN Undangan, makanya kita mencoba membuat sebuah pelatihan intensif untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi SNMPTN Undangan,” tambahnya.
Sebagai sahabat yang bersama-sama telah berjuang sejak duduk di bangku SMP, Doni, Afdal dan Rein hanya bisa berdoa dan memberikan semangat kepada teman-temannya yang masih berjuang. “Iya, kita bertiga mewakili teman-teman yang lain sih cuma bisa ngasih semangat buat teman-temen, jangan berputus asa. Pokoknya kalau udah suka sama sesuatu tetep perjuangin dan jangan lupa berdoa” Ungkap Doni. Afdal, dan Rein kompak.
| Published by Dompetdhuafa.org |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas