Suara.com - Pemerintah melalui Kementrian Pariwisata terus mempromosikan berbagai tujuan wisata unggulan Indonesia kepada dunia. Perwakilan Konsul Jendral RI di Frankfurt, Jerman misalnya memasang iklan Wonderful Indonesia dengan memasang gambar Candi Borobudur di badan armada transportasi publik di kota Frankfurt.
Rencananya armada bis dengan iklan Wonderful Indonesia mengitari jalan-jalan utama kota Frankfurt selama dua bulan hingga bulan Agustus mendatang.
Menurut keterangan KJRI Frankfurt yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (15/7/2016), Candi Borobudur yang berada di Magelang, Jawa Tengah itu dipilih karena merupakan salah satu tujuan wisata unggulan. Borobudur merupakan Candi Budha terbesar di dunia.
Diharapkan iklan Wonderful Indonesia Candi Borobudur akan menarik minat masyarakat Frankfurt untuk berwisata ke Indonesia, terutama dengan fasilitas bebas visa yang diberlakukan bagi warga Jerman.
Untuk memudahkan calon wisatawan, iklan itu juga dicantumkan alamat website dan akun sosial media dari Visit Indonesia, sehingga calon wisatawan secara mandiri mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pariwisata Indonesia.
Pemasangan iklan promosi Wonderful Indonesia diharapkan dapat membantu meningkatkan jumlah wisatawan Jerman ke Indonesia yang mencapai 197.307 pada 2015 dan mendukung program pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2016 sebesar 12 juta.
Selain itu, pengeluaran wisatawan Jerman yang cukup besar yakni rata-rata mencapai 2.500 dolar AS akan dapat mendukung peningkatan devisa untuk negara.
Pemilihan Kota Frankfurt sebagai tujuan promosi tidak lepas dari status kota tersebut sebagai pusat perekonomian Jerman dan Eropa tentunya menyimpan potensi yang sangat besar untuk menarik wisatawan dari Frankfurt ke Indonesia.
Apalagi Indonesia pernah menjadi negara tamu penyelenggaraan pameran buku Frankfurt tahun lalu. KJRI Frankfurt juga mendorong berbagai pihak di Indonesia, termasuk Pemerintah Daerah meningkatkan promosi pariwisata di kota Frankfurt. (Antara)
Berita Terkait
-
Borobudur Marathon 2025 Diikuti Peserta dari 38 Negara, Perputaran Ekonomi Diprediksi Di Atas Rp73 M
-
Sinergi InJourney & Kementerian Kebudayaan Kelola Candi Borobudur: Pariwisata Berbasis Budaya
-
Kabar Gembira! Wisata Borobudur Sunrise Kembali Dibuka
-
Dikunjungi Presiden Prancis, Ini Andil Brantas Abipraya Revitalisasi Borobudur
-
Saat Emmanuel Macron Ungkap Kekagumannya pada Candi Borobudur
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
5 Rekomendasi Minyak Kemiri untuk Menghitamkan Uban dan Menyuburkan Rambut
-
Beda dengan Cerai, Apa Itu Annulment dan Status Liber yang Diperoleh Aurelie Moeremans?
-
3 Rekomendasi Moisturizer Gel-Cream yang Ampuh Memperbaiki dan Memperkuat Skin Barrier
-
10 Puisi Isra Miraj Penuh Makna, Refleksi Perjalanan Suci Nabi Muhammad SAW
-
Skincare Wardah Apa yang Bagus untuk Flek Hitam? Ini 5 Pilihannya
-
4 Rekomendasi Moisturizer Lotion yang Ringan untuk Mengunci Kelembapan Kulit
-
7 Shampoo Pewarna Rambut untuk Menghitamkan Uban, Praktis Tersedia di Indomaret
-
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
-
Kenapa Pelaku Child Grooming Sering Denial? Psikolog Anak Ungkap 10 Pola Pikir Ini
-
Kak Seto Lulusan Apa? Profil Psikolog Anak yang Ramai Dikaitkan dengan Kasus Aurelie