Suara.com - CEO Levi's Chip Bergh menyarankan orang untuk tidak mencuci celana jeans mereka, agar lebih awet sekaligus bagus untuk lingkungan karena menghemat air dan energi.
"Jika Anda berbicara tentang penggemar sejati denim nyata, maka saya memberitahu Anda untuk tidak mencuci celana jeans biru Anda," kata Bergh dalam sebuah wawancara di majalah Fortune Brainstorm Hijau konferensi pada 2014 lalu.
Saran ini mungkin terdengar aneh, tapi selain berbau, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari perspektif kesehatan jika Anda tidak pernah mencuci jeans Anda. Tidak ada bukti bahwa tidak mencuci celana jeans berbahaya untuk kesehatan Anda, menurut Bernhard Redl, seorang profesor di departemen biologi molekuler University of Innsbruck di Austria kondisi ini berlaku ketika denim Anda dikenakan dalam kondisi normal.
Namun, meskipun tidak mencuci denim tidak menimbulkan risiko kesehatan, tapi baunya yang justru bisa menjadi masalah. Ahli Denim menyarankan untuk 'membekukan' denim sebagai cara untuk membunuh bakteri sekaligus mengusir bau.
"Pembekuan tidak membunuh sebagian besar bakteri, tetapi hanya menempatkan mereka dalam keadaan tidak aktif. Bakteri berhenti tumbuh dalam freezer , tetapi akan menjadi aktif kembali setelah Anda mengenakannya dan terkena hangat oleh panas dari tubuh Anda," kata Redl.
"Saya pikir menjemur dan mengangin-anginkan denim Anda di luar ruangan, di bawah sinar matahari akan menjadi metode yang lebih efektif menyingkirkan bau dan membunuh banyak bakteri," kata McQueen. (independent.co.uk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital