Suara.com - Bagi Anda yang gemar menggunakan sepatu tertutup mungkin sering mengeluhkan masalah bau kaki yang menyengat. Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana asalnya bau tersebut?
Berikut adalah empat penyebab dari bau kaki yang perlu Anda tahu!
1. Keringat
Saat menggunakan alas kaki yang tertutup, maka kaki akan mengeluarkan keringat. Di sinilah bakteri begitu senang untuk berkumpul karena kaki Anda menjadi lembab. Akibatnya bakteri-bakteri ini mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Nah cara untuk melawan bau kaki akibat keringat adalah sering-sering mengganti kaus kaki, atau menggunakan alas kaki yang terbuka secara bergantian. Jika hal ini juga tak mempan mengusir bau di kaki Anda, cobalah untuk menggunakan spray anti bakteri khusus kaki yang kini mudah ditemukan di gerai-gerai supermarket.
2. Sepatu
Sama seperti kaus kaki, sepatu atau alas kaki Anda harus benar-benar kering saat dipakai. Bila perlu, usahakan untuk tidak menggunakan alas kaki yang sama setiap hari agar terjaga kehiegenisannya.
Jangan lupa untuk selalu mencuci dengan bersih kaki Anda sebelum dan sesudah menggunakan alas kaki. Hal ini bertujuan untuk mengurangi jumlah bakteri yang mungkin berkumpul ketika Anda mengenakan alas kaki.
3. Stres
Ya, stres tak hanya berpengaruh pada suasana hati Anda, tetapi juga memunculkan bau pada kaki. Para ahli mengatakan bahwa orang yang stres lebih mudah untuk berkeringat. Dan tentu saja keringat menjadi ladang yang subur bagi banyak bakteri penyebab bau. Jadi, hindarkan diri Anda dari hal-hal yang memicu stres.
4. Infeksi jamur
Karpet, maupun lantai yang kita injak sehari-hari bisa menjadi tempat pertumbuhan bagi jamur. Jika mengenai kaki yang terluka maka yang terjadi adalah jamur dapat masuk dan menginfeksi kulit kaki Anda. Salah satu gejalanya adalah munculnya bau tak sedap pada kaki. Untuk mengatasinya beberapa bedak anti jamur dapat menjadi solusi. Tapi jika hal ini tak kunjung membuahkan hasil segera temui dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut. (menshealth.com)
Berita Terkait
-
Lagu Bupati Purwakarta Dinilai Bias Gender, Partai Diminta Beri Teguran
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng: Ketika Ide Menjadi Komoditas
-
Foot Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Murah, Sudah BPOM, dan Ratingnya Tinggi
-
Bukan Solusi, Membalas "Terserah" dengan "Sepakat" Justru Jadi Bom Waktu bagi Hubunganmu
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?