Suara.com - Blender merupakan salah satu perlengkapan dapur yang menjadi favorit banyak orang. Ini dikarenakan alat ini bisa membuat berbagai jenis makanan dan minuman, serpti sambal, menghaluskan bumbu, membuat jus, smoothies hingga milkshake yang lezat.
Tersedianya begitu banyak blender di pasaran, membuat banyak ibu yang kebingungan ketika ingin membelinya. Apalagi, berbagai produk menawarkan berbagai teknologi dengan keunggulan masing-masing. Jadi, apa sih yang harus diperhatikan ketika ingin membeli blender?
Berikut adalah tips memilih blender dari Maria Simanjuntak, Senior Marketing Manager Philips Personal Health Indonesia, yang bisa bermanfaat bagi Anda.
1. Bisa menghancurkan es batu
Menghancurkan es batu adalah fungsi dasar yang harus ada di setiap blender. Jika sudah ada fungsi satu ini, kata Maria, bisa dipastikan blender tersebut aman digunakan untuk menghaluskan berbagai bahan makanan dan minuman lain.
2. Kapasitas jar
Sebenarnya, kata Maria, kebutuhan jar tergantung dengan kebutuhan masing-masing orang. Tapi jar standar yang paling sering digunakan dalam membuat makanan dan minuman biasanya adalah jar dengan kapasitas satu atau dua liter.
3. Daya listrik
Jangan mudah terkecoh dengan daya listrik yang rendah. Karena biasanya, semakin sempurna 'blending' akan membutuhkan watt yang lebih tinggi. Untuk yang tak mau watt terlalu tinggi, pilihlah blender yang memiliki daya listrik average.
4. Nilai estetika
Warna dan bentuk yang menarik pada blender memiliki peran penting pada minat seseorang untuk lebih sering membuat makanan dan minuman sendiri. Jadi, pilihlah blender yang memikiki bentuk dan warna yang Anda sukai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama