Suara.com - "Baliem Blue Coffee", demikian kopi ini dinamai. Kopi ini bagi warga Kabupaten Jayawijaya memiliki nilai lebih. Karena kopi ini tak hanya merupakan hasil racikan barista asli Papua pertama, tapi juga hasil tanam petani setempat. Jadi, bisa dibilang ini kopi asli Jayawijaya.
Darmin Rad Kwano, Barista Papua pertama itu mengatakan, kopi berjenis arabica organik ini dihasilkan oleh petani tradisional Papua dan merupakan kopi berkualitas kedua dari Jamaika Blue Coffee.
"Kopi arabica baliem ini dalam satu tahun hanya sekali panen, sedangkan proses pengolahan agar siap saji membutuhkan enam bulan mengingat medan yang ditempuh sangat sulit," katanya, Rabu (10/8/2016).
Menurut Darmin, dalam proses pengeringan kopi ini selalu dpantau kadar airnya sebelum dianggang (roast) dan digiling sendiri sampai ke tahapan siap dikonsumsi.
"Untuk petugas dari mulai petani hingga yang memproses kopi ini hingga menjadi siap saji, semuanya merupakan orang asli Papua," ujarnya.
Dia menjelaskan sebelum berkecimpung dalam dunia usaha kopi ini, stafnya telah menjalani pelatihan di Jakarta Coffee House selama enam bulan.
"Dalam proses penanaman hingga panen, kesemuanya dilakukan di bawah naungan pihak Koperasi Baliem Arabica di mana telah menyiapkan pula sumber daya manusianya untuk menanam," tambahnya.
Sekadar diketahui, kopi Wamena Papua ternyata memiliki karakteristik yang serupa dengan kopi Jamaika yang sangat terkenal di dunia, Blue Mountain. Kopi Wamena Papua bercita rasa buah dengan kombinasi pahit yang sedang dan body yang juga tidak berat. Jadi Anda para penggemar kopi, kenapa tak mencoba meluangkan waktu berjalan-jalan ke Papua mencicipi kopi asli Papua di tanah asalnya?
Berita Terkait
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi
-
Potret Sunyi Perempuan Pantura di Balik Secangkir Kopi Pangku
-
Sambal Seruit Simpang Kopi, Primadona Pedas Lampung yang Menggetarkan Jambi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
-
Kenapa Liptint Tidak Tahan Lama? Ketahui Bedanya dengan Lipstik
-
Studi Ungkap 60 Persen Anak Muda Memilih Swadiagnosis Dibanding Langsung Pergi ke Dokter
-
Apakah Viva Punya Facial Wash? Ini Macam-Macam Varian dan Harganya
-
Niat Miqat Haji Lengkap dengan Waktu dan Lokasi Jemaah Indonesia Biasa Melakukannya
-
6 Sunscreen Wardah di Alfamart yang Anti Lengket dan Efektif Lindungi Kulit
-
Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Banyak yang Libur Tapi Swasta Tetap Masuk
-
Cushion dan Skint Tint Lebih Ringan Mana? Ini 5 Rekomendasi Ternyaman Dipakai Seharian
-
Beda Nasib Nadiem Makarim dan Jurist Tan: Satu Dituntut 18 Tahun, Satu Kabur ke Australia
-
Jurist Tan Sekarang di Mana? Stafsus Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook Kini Buron