Suara.com - Selama ini bermain identik dengan kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak. Padahal, menurut pendiri Komunitas Ayo Main, Siti Syarifah orang dewasa juga butuh bermain. Bermain menurutnya, bagus untuk kesehatan fisik dan jiwa seseorang.
Menurut perempuan yang akrab disapa Rifa ini, bermain merupakan media pelepas stres bagi orang dewasa setelah menjalani sederet kesibukan dan aktivitas di kantor. Jenis permainan yang bisa dipilih bisa berbentuk apapun, asal benar-benar disukainya.
"Melakukan aneka permainan yang menyenangkan hati seperti main bantal timpuk-timpukan dengan anak itu sebenarnya bisa mendongkrak kebahagiaan dan membuat lebih produktif. Karena secara tak sadar hormon stres dilepaskan," ujar Rifa pada temu media 'Health Agent Award 2016' yang digagas brand Tropicana Slim, Kamis (8/9/2016).
Namun tentu saja, kata dia, permainan yang dipilih sebaiknya melibatkan aktivitas fisik sehingga secara tak langsung mendorong agar tubuh lebih banyak bergerak dibandingkan bermain game di gadget.
"Bisa juga libatkan anak saat bermain. Tak hanya anak yang senang, orangtua juga merasakan manfaat yang sama. Bahkan kedekatan antara orangtua dan anak dapat terjalin lebih kuat saat mereka bermain bersama," tambahnya.
Dalam komunitas yang digagasnya, Rifa ingin menggalakkan lagi arti pentingnya bermain bagi anak dan orang dewasa. Apalagi di kota besar, kesempatan bagi para orangtua mengajak anak bermain sangat kecil.
"Kita berharap orangtua mampu menyisihkan waktunya untuk bermain bersama anak. Karena nggak hanya anak yang butuh bermain, tetapi orang dewasa juga," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
-
Dapur, Sumur, dan Kasur: Benarkah Peran Perempuan Hanya Sebatas Itu?
-
Dekonstruksi Stigma Maskulinitas dalam Buku Laki-Laki Tanpa Tanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna