Suara.com - Hasil survei yang dilakukan Dwidayatour pada Maret-April 2016 lalu menemukan fakta bahwa sebagian besar responden mengaku menggunakan aplikasi mobile untuk mencari informasi seputar tiket pesawat atau hotel. Namun, keputusan untuk melakukan transaksi tetap dilakukan secara offline, atau langsung ke agen tour & travel.
"Survei yang dilakukan terhadap ribuan customer kami menunjukkan bahwa kelompok usia 30 tahun ke atas lebih senang melakukan transaksi secara offline. Namun mereka tetap mengunduh aplikasi travel untuk mengetahui kisaran harga," ujar Hendri Yapto selaku Vice President Commercial Dwidayatour, pada temu media 'Dwidayatour Carnival', di Jakarta, belum lama ini.
Alasannya pada kelompok usia tersebut juga mempertimbangkan untuk mengikuti paket tour yang ditawarkan oleh penyedia jasa tour and travel. Sehingga komunikasi dua arah diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai keuntungan yang bisa didapat calon traveler.
"Konsumen tur khususnya memerlukan informasi yang cukup jelas. Sehingga perlu interaksi yang cukup tinggi. Beda dengan pembelian tiket saja," imbuhnya.
Namun, fakta berbeda ditemukan pada responden berusia dibawah 25 tahun. Survei yang dilakukan pada 1000 mahasiswa di 4 kampus di Jakarta, yakni Universitas Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Atmajaya, dan Universitas Binus, menemukan, bahwa sebagian besar kalangan anak muda ini lebih senang melakukan pemesanan tiket maupun hotel secara online.
"Kecenderungannya anak muda inginnya pergi bersama teman-teman, bebas tanpa tour leader. Sehingga mereka hanya membutuhkan tiket pesawat atau hotelnya saja," tambahnya.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Dwidayatour pun meluncurkan aplikasi mobile untuk pemesanan produk travel yang sementara baru bisa dinikmati pengguna ponsel dengan sistem operasi Android.
"Tapi aplikasi mobile kita berbeda dengan aplikasi sejenis yang sudah ada. Selain bisa memesan tiket pesawat dan hotel, konsumen juga bisa memesan paket tour, penerbangan business dan first class, lalu untuk pengurusan paspor dan visa juga bisa dilakukan melalui aplikasi ini," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi
-
Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha
-
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin): Silsilah, Karier, dan Gurita Bisnis
-
Pemilik Lahan di Bengkalis Jadi Tersangka Karhutla
-
Bukan Cuma Koruptor, UU Perampasan Aset Bakal Sasar 13 Jenis Kejahatan
-
Menelusuri Jejak Rahasia 3.427 Arsip Kuno: Ketika Batik Indonesia Menggebrak Pasar Global
-
Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Rupiah Jadi Penopang Harga di Rp2,81 Juta