Suara.com - Meski sudah berusia senja, lelaki berusia 60 tahun ini masih harus berkutat dengan profesinya yang tak biasa. Ia dibayar untuk melakukan hubungan seks dengan para PSK (pekerja seks komersial).
Bagi kaum Adam tentu saja profesi ini sangat menggiurkan. Apalagi, lelaki yang diketahui bernama John ini dapat bersenang-senang dari satu panti pijat ke panti pijat lainnya untuk mengekspos gemerlap dunia prostitusi.
Dilansir dari Boldsky, John bekerja di sebuah perusahaan intelejen swasta di Australia. Ia bertugas untuk memata-matai aktivitas rumah bordil yang sangat tertutup.
Oleh karena itu dengan mengirimkan John sebagai pengguna jasa esek-esek, akan lebih mudah bagi perusahaan mengakses tempat prostitusi tersebut.
Faktor usia John yang tak lagi muda menjadi alasan mengapa ia dipilih sebagai agen mata-mata. Ia pun akan lebih leluasa mencari informasi, karena dapat berinteraksi langsung dengan pekerja seks.
Sungguh beruntung John bisa menjalani profesi yang mungkin didambakan banyak lelaki di luar sana!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol