Suara.com - Di kota-kota besar tak sedikit kita temui perempuan atau lelaki mapan, tapi masih belum mendapat tambatan hati. Kesuksesan yang mereka raih di usia yang terbilang muda, tak menjamin kemudahan dalam mendapatkan jodoh.
Sebuah biro jodoh premium asal Singapura, Lunch Actually memapaparkan tiga profesi teratas yang kerap sulit mendapatkan tambatan hati di usia matang atau sekitar 30 tahunan.
Violet Lim, CEO Lunch Actually mengatakan bahwa tiga profesi yang sulit mendapatkan jodoh antara lain mereka yang bekerja di sektor keuangan, media, dan marketing.
"Sejauh ini dari temuan yang kita dapatkan, banyak klien kami dari bidang finance, media atau marketing yang minta dicarikan pendamping. Mungkin karena kesibukan dan waktu luang yang sedikit membuat mereka tak terpikir mencari pendamping," ujar Violet pada temu media di Jakarta, Kamis (29/10/2015).
Selain itu, ada alasan lain mengapa lelaki dan perempuan di Indonesia masih lajang di usia yang termasuk matang. Khusus untuk perempuan biasanya mereka cenderung memilih pasangan yang memiliki karir dan penghasilan yang mapan.
"Namun banyak klien kami yang memang sudah mapan. Jadi agak sulit untuk mencari pasangan di lingkungan kerjanya yang lebih mapan dari dirinya, karena standar yang tinggi ini," imbuh Violet.
Sementara bagi kaum Adam, mereka cenderung memilih pasangan berdasarkan faktor penampilan. Dari sisi materi, mereka juga lebih memilih pasangan yang dibawah dirinya.
"Faktor penampilan, cantik tidaknya, kemolekan tubuh itu merupakan faktor yang mempengaruhi lelaki dalam mencari pasangan. Mereka juga tidak ingin mendapat pasangan yang jauh lebih mapan dari dirinya, karena khawatir akan terjadi masalah ke depannya," tambah Violet.
Untuk mendapatkan tambatan hati, biasanya golongan kaum urban yang mapan menggunakan jasa biro jodoh. Bahkan kini telah menjamur biro jodoh baik online maupun offline yang menjanjikan kliennya mendapat pasangan sesuai kriteria yang diinginkan.
BACA JUGA:
Netizen Merasa Tertipu oleh Kisah Indra Bruggman dan Soraya
Ternyata Ini Motif Leopard Pasang Bom di Mal Alam Sutera
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Apa Kasus Silmy Karim? KPK Sebut Dugaan Pemerasan Wamen Imipas Capai Ratusan Miliar
-
4 Pilihan Bedak yang Dijual di Indomaret, Harga Terjangkau Bisa Mencerahkan Kulit
-
4 Parfum Wanita Heaven Scent Paling Laris di Shopee, Wangi Tak Kalah dari Merek Ternama
-
Lika-liku Silmy Karim: Dari Direktur BUMN, Wamen Imipas, hingga Berompi Oranye KPK
-
Dadan Hindayana Lulusan Jurusan Apa? Mantan Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Siapa Tony Robbins? Motivator Amerika Sahabat Prabowo yang Diajak Cicipi Menu MBG
-
Persulungan, Ruang Aman dan Tumbuh bagi Mereka yang Terlahir sebagai Anak Sulung
-
Silmy Karim Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Wamen Imipas yang Jadi Tersangka Kasus Suap
-
5 Pilihan Lipstik yang Tahan Air dan Tidak Transfer, Bibir Tetap Rapi Seharian
-
Membawa Kehidupan ke Tengah Kota: Cara Sendalu Permaculture Merawat Ekosistem dari Sebidang Kebun