Suara.com - Keharuman merupakan bagian penting dalam keseharian yang harus selalu dijaga oleh setiap orang. Selain membuat seseorang lebih percaya diri, keharuman juga bisa lebih menonjolkan kebribadian dan karakter yang dimiliki masing-masing orang.
Inilah yang juga menjadi alasan, mengapa penyanyi berbakat Rossa sangat senang menggunakan parfum. Ibu satu anak ini mengaku sejak remaja punya koleksi parfum.
Untuk menunjukkan kecintaannya terhadap wewangian ini, pelantun "Hijrah Cinta" tersebut memutuskan untuk menciptakan parfum yang diberi nama Rossa Eau de Parfum.
"Aku seneng pakai parfum. Orang sering nanya, Ocha pakai minyak wanginya apa sih? Terinpirasi dari situ, daripada aku promoin merk parfum orang lain, kenapa nggak aku mendevelop parfume sendiri aja," ungkap dia.
Tak hanya itu, hadirnya Rossa Eau de Parfum yang dijual dengan harga Rp348.900 ini, lanjut dia, juga menjadi upaya untuk mendekatkan diri dengan para penggemarnya.
Parfum dalam botol kaca berdesain mewah dan elegan itu memiliki tiga varian bernama My Love, My Life dan My Music yang namanya terinspirasi dari album terakhirnya. Ketiganya memiliki aroma bunga-bungaan yang sudah disesuaikan dengan kepribadiannya dan bisa digunakan dalam kesempatan yang berbeda-beda.
My Love, kata Rossa, merupakan parfum yang menonjolkan sisi feminin. Wanginya lembut, romantis dan manis. Sedangkan My Love yang merupakan parfum favorit Rossa adalah parfum yang biasanya disemprot ketika sedang mencari ide untuk menciptakan lagu romantis.
"Saya biasanya menyemprotkan My Love ke badan atau ke ruangan. Jadi saya bisa mengkhayal-khayal. Buat saya parfum itu bisa menstimulasi imajinasi kita," ungkapnya lagi.
Sedangkan My Life, lanjut perempuan berdarah Sunda ini melambangkan sisi glamournya saat berada di atas panggung. Aromanya mewah, elegan dan lebih kuat.
Dan yang terakhir adalah My Music yang berkarakter dinamis. Aroma dari parfum ini lebih segar dan dapat membangkitkan semangat.
"Parfum ini essential oil-nya grade A langsung dikirim dari Perancis karena memang itu yang terbaik. Tapi saya sengaja mencari pabriknya, membuat dan mengolahnya di Semarang. Semuanya saya pilih sendiri, wanginya, packaging, botolnya, prosesnya kurang lebih satu tahun," tutup perempuan yang akrab disapa Ocha ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan