Suara.com - Makanan yang mengalami perubahan aroma, warna serta rasa sudah tak baik untuk dikonsumsi, begitu pun makanan dalam kemasan atau kaleng.
Tapi, apa yang harus kita lakukan jika melihat makanan atau minuman sudah melewati tanggal kedaluwarsanya? Masih bisakah kita mengonsumsinya atau amankah jika kita memakannya?
Menurut penelitian terbaru, tanggal kedaluarsa pada makanan kemasan atau kaleng tidak berfungsi untuk menjelaskan tentang kapan batas makanan tersebut masih aman atau tidak untuk dikonsumsi.
Ini dikarenakan sebagian besar produk ternyata masih aman untuk dikonsumsi meski telah melalui batas tanggal kedaluwarsa.Bahkan pada daging atau susu sekalipun. Meski sudah lewat tanggal kedaluwarsa belum tentu berbahaya.
Mungkin Anda sering menemukan beberapa makanan memiliki perubahan aroma, menjadi tidak sedap atau rasanya menjadi tidak enak. Jika Anda memakannya sekalipun, ini tidak akan menyebabkan penyakit berbahaya.
Anda mungkin akan mengalami beberapa penyakit yang disebabkan oleh beberapa bakteri yang menjangkiti makanan ini, seperti salmonella atau listeria, atau gangguan yang disebabkan oleh E. coli.
Sedangkan untuk makanan kaleng, Anda bisa mengonsumsinya meski tanggal kedaluwarsanya sudah lewat dalam waktu yang lama. Namun, pastikan bahwa kaleng tidak rusak, tidak berkarat, korosi, menggelembung atau penyok.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, jika Anda membuka kaleng dan ada suara mendesis, sebaiknya hindari untuk memakannya. Ini berarti makanan telah terkontaminasi yang dapat menyebabkan Anda keracunan makanan. Juga, hindari makan makanan dari kaleng yang Anda temukan bocor kemasannya.
Jadi, apakah aman untuk makan makanan yang sudah lewat tanggal kedaluwarsanya? Jawabannya iya. Anda bisa makan makanan tersebut, tetapi harus mengandalkan indera perasa dan mata untuk mengetahui apakah makanan itu aman untuk dikonsumsi atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir
-
Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!
-
Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi
-
5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras
-
Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen
-
Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda
-
Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger
-
Berkat Digitalisasi, Verifikasi Penerima Bansos Kini Cukup 5 Menit dari Sebelumnya 200 Hari
-
Mabuk Berat Intisari! Joshua Ngaku Lupa ke Polisi Ditanya Alasan Ngamuk dan Telanjang