Suara.com - Kopi telah ditemukan dapat menurunkan risiko terkena diabetes melitus, penyakit Parkinson dan kanker kolorektal. Mengonsumsi kopi juga dapat mengangkat suasana hati dan membantu Anda untuk melawan depresi.
Tak hanya itu, kebiasaan meminum kopi juga dapat melindungi rongga dan menyediakan stimulus yang diperlukan dalam keseharian Anda. Kopi juga dapat membantu untuk membuat Anda waspada dan fokus sepanjang hari. Minum kopi juga bisa memberikan manfaat baik bagi otak Anda.
Ya, meminum kopi memang bisa menyehatkan. Namun, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan agar benar-benar mendapatkan manfaat kopi untuk kesehatan, khususnya bagi otak. Lantas, bagaimana untuk membuat kopi agar tetap baik untuk otak dan tak mengganggu kesehatan?
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghindari mencampur kopi dengan produk susu. Jika bukan penggemar kopi hitam, Anda pasti perlu menambahkan susu ketika ingin meminum kopi. Jika memang harus melakukannya, gunakanlah susu kedelai, almond atau susu beras. Menurut penelitian, varietas susu tersebut lebih sehat daripada produk susu lain.
Jika Anda juga memiliki kebiasaan menambahkan krim untuk kopi, mulai sekarang, berhentilah melakukannya. Ini bukanlah cara minum kopi yang sehat bagi otak Anda. Tidak hanya itu, itu tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan dan dapat berperan dalam kenaikan berat badan.
Anda termasuk orang yang menambahkan sirup buatan atau pemanis buatan untuk kopi Anda? Ini tidak hanya buruk bagi otak Anda, tetapi dapat menyebabkan gerakan menjadi lemah, iritasi kulit, sakit kepala dan masalah pernapasan.
Meski begitu, Anda juga harus melewatkan gula dalam kopi agar otak menjadi sehat. Gula dapat menyebabkan peradangan dan membahayakan otak. Sebaiknya gunakan pemanis alami seperti madu yang akan membantu memberikan dorongan untuk kesehatan Anda dalam jangka panjang. Anda juga bisa menggunakan gula merah atau gula kelapa. [Boldsky]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Kena Sanksi Gegara Istri, Berapa Lama Pengabdian 2n+1 Aryo Iwantoro yang Belum Diselesaikan?
-
Belajar dari Dwi Sasetyaningtyas, Bolehkah Alumni LPDP Pindah Kewarganegaraan?
-
Kronologi Lengkap Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Viral Karena 'Cukup Aku Aja WNI'
-
Cara Membuat Roti Canai yang Lembut dan Berserat, Mudah Dibuat di Rumah!
-
20 Link Gambar Ramadan Gratis yang Bisa Di-Download untuk Konten dan Desain
-
Iftar di Hotel, Tradisi Berbuka yang Kini Jadi Gaya Hidup Ramadan
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Ini Asal Usul Gamis Bini Orang yang Ramai Diburu
-
Apakah Mengupil Bisa Membatalkan Puasa? Hati-hati, Jangan Sampai Melewati Batas Ini
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI Jelang Idulfitri, Begini Prosedur dan Tipsnya