Suara.com - Pernahkah Anda meraba bokong dan mendapati beberapa jerawat? Jika ya, Anda tidak sendirian. Debra Jaliman, dokter kulit di Kota New York, menjelaskan bahwa benjolan kecil yang Anda dapati adalah folikulitis.
“Benjolan kecil tersebut terbentuk oleh sel-sel kulit mati dan bakteri yang terdapat di dalam folikel rambut,” jelasnya. Dan perempuan yang bekerja lebih rentan terkena jerawat di bokong.
Lantas, bagaimana cara tepat mengatasi keluhan ini? Simak beberapa penjelasan dari Jaliman untuk membasmi jerawat di bokong Anda dilansir Meet Doctor.
1. Gunakan Sabun yang Mengandung Benzoil Peroksida
Bahan ini biasanya digunakan untuk mengobati jerawat. Jaliman juga mengatakan bahwa untuk membasmi jerawat pada bagian ini harus menyingkirkan folikulitis terlebih dahulu karena membuat bagian tersebut mengering dan mengelupaskan kulit mati yang menyumbat folikel.
2. Buka Pori-pori dengan Bantalan yang Diberi Asam Salisilat
Untuk mencegah perkembangan penyumbatan pori-pori mendatang, bubuhi asam salisilat pada bantalan dan gunakan beberapa kali dalam seminggu. Sekali lagi, apa yang bekerja pada jerawat akan bekerja pada folikel-folikel yang terinfeksi. Jerawat yang terdapat di bokong mungkin tidak sesakit jerawat yang berada pada bagian tubuh lain, tetapi bagian tersebut juga memerlukan pembersihan yang sama seperti bagian tubuh lain.
3. Gunakan Lotion yang Mengandung Asam Laktat
Mungkin Anda berpikir bahwa mengolesi body lotion pada bagian bokong tidaklah sesuai, tetapi pada kenyataannya berlainan. Asam laktat yang terdapat pada lotion tertentu akan mengelupaskan sel-sel kulit mati dengan lembut. Seperti yang Jaliman katakan, itu akan membantu Anda untuk menyingkirkan benjolan-benjolan yang mengganggu.
4. Selalu Mandi Setelah Berkeringat
Apakah Anda tidak mengganti pakaian Anda setelah pergi gym? Dan Anda duduk dengan menggunakan pakaian dalam yang sama? Jaliman mengatakan, kebiasaan buruk itu dapat menyebabkan jerawat pada bokong.
“Yang baik adalah mandi setelah berolahraga atau beraktivitas yang mengeluarkan banyak keringat. Jadi, jangan duduk dengan menggunakan pakaian Anda yang basah yang dipenuhi dengan bakteri,” jelasnya.
Dia merekomendasikan untuk menggunakan puff yang biasa digunakan untuk mandi. Dengan menggunakan puff tersebut dapat menghilangkan keringat, bakteri, ataupun sel-sel kulit mati yang ada pada permukaan kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung
-
7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga
-
7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026
-
5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri
-
Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi