Menjelang Valentine dirinya mengakui bahwa permintaan bunga semakin banyak. Bahkan harganya terus meroket seiring dengan semakin dekatnya perayaan Valentine.
"Kalau beli sekarang masih bisa harga Rp25 ribu mbak, tapi kalau sudah dekat Valentine itu bisa Rp80 ribu per 25 batang. Berkali-kali lipat naiknya," ujar lelaki yang sudah berjualan bunga di kawasan itu sejak 2012.
Dengan tingginya permintaan saat Valentine, Imam mengakui adanya peningkatan jumlah omset yang dihasilkannya dalam sehari. Bahkan, jika ramai, ia bisa membawa pulang Rp7 juta sehari.
Harga bunga boleh murah, tapi tak mungkin Anda memberinya langsung pada orang terdekat saat Valentine tanpa merangkainya. Jangan khawatir, karena di sini bisa dengan mudah Anda temukan perangkai bunga yang akan membuat bouquet bunga Anda semakin sempurna.
Kios Mega Phia Florist khusus menyediakan bunga yang telah dirangkai dan jasa merangkai bunga. Harga jasa yang dikenakan mulai dari Rp50 ribu tergantung pada jumlah bunga yang akan dirangkai dan modelnya.
Tapi jika Anda tak ingin repot-repot mencari bunga dan merangkainya, beberapa penjaja bunga di area dalam menawarkan paket bouquet yang terdiri dari 7 jenis bunga lengkap dengan pemanis seharga Rp130 ribu.
Bagaimana, sudah punya gambaran mengungkapkan kasih sayang pada Valentine nanti? Berburu bunga di Pasar Rawabelong bisa membantu Anda menemukan bunga yang tepat sembari melepaskan penat melihat aneka bunga yang cantik dan memanjakan mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan