Lifestyle / Food & Travel
Jum'at, 03 Maret 2017 | 10:09 WIB
Air terjun Baturraden, Jawa Tengah. (Foto: Wikimedia/Whytehorse1413)

Suara.com - Sebagai sebuah wilayah yang terletak di Jawa Tengah, pamor Kabupaten Banyumas masih kalah telak dibanding Semarang, Solo bahkan Dieng di Wonosobo.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, pemerintah Kabupaten Banyumas gencar mempromosikan wilayahnya kepada media maupun blogger di Jakarta.

"Masyarakat hanya tahu tempat wisata di Purwokerto yaitu Baturraden. Sementara kami memiliki banyak Curug. Banyumas sendiri sekarang dikenal sebagai kabupaten 1001 Curug," jelas Saptono Supryanto, Kepala Bidang Pariwisata Banyumas dalam acara Expose Pariwisata, Kamis (2/3/2017).

Sebagai kabupaten yang masih asri, Banyumas menawarkan banyak wisata alam dan wisata sejarah seperti kawasan lokawisata Baturraden, Curug Gumawang, Curug Cipendok, Museum BRI, Goa Maria dan lain-lain. "Wisata alam masih menjadi unggulan Kabupaten Banyumas, kami merupakan Wisata Sehat nomor 1 di Jawa Tengah dan nomor 3 di Indonesia," lanjutnya.

Selain tempat wisata, Banyumas juga menawarkan segudang makanan khas tradisional seperti tempe mendoan yang sudah melegenda, soto sukaraja, jenang jaket, gethuk goreng dan keripik tempe. "Pusat kuliner Banyumas ada di Pasar Badog area GOR Satria," ungkap Saptono.

Pada 2016, total ada sekitar 1.8 juta baik wisatawan lokal maupun asing yang berkunjung ke Kabupaten Banyumas. Nah, 1.800 orang di antaranya, kata Saptono, merupakan wisatawan asing yang kebanyakan datang dari Belanda, Malaysia, Singapura dan Korea Selatan.

"Wisatawan Belanda biasanya lebih suka wisata alam dan menginap di rumah warga. Seperti ikut ke sawah dan memandikan sapi. Mereka juga senang melakukan ziarah bangunan bersejarah," terangnya merinci.

Selain mengundang para wisatawan, Pemerintah Kabupaten Banyumas juga mengundang masyarakat Indonesia untuk berinvestasi dalam bidang pariwisata di Banyumas.

"Monggo bagi bapak ibu yang ingin berinvestasi di sana, bisa dikelola lagi. Seperti Ingin buat tempat makan, homestay bahkan membangun lokasi parkir dan monggo kapan-kapan main ke Banyumas. Dari segi biaya juga tidak terlalu mahal," tutupnya.


Load More