Suara.com - Liburan akan lebih berkesan kalau sudah direncanakan jauh-jauh hari. Selain bisa menjadwalkan mau pergi ke mana saja, kita pun bisa mengatur bujet yang mau digunakan untuk liburan itu. Artinya, nggak ada cerita bokek atau bahkan utang karena banyak-banyak traveling. Justru traveling akan lebih berkualitas dan memberikan manfaat lebih nyata.
Untung Secara Finansial
Traveling sekali-dua kali dalam setahun jelas lebih bermanfaat secara finansial. Misalnya gaji Rp5 juta per bulan.
Kalau refreshing sebulan sekali biayanya Rp1 juta, setahun udah habis Rp12 juta. Itu kalau sebulan sekali, lho. Sedangkan bujet Rp12 juta lebih dari cukup buat backpacking-an seminggu di Eropa.
Ada pun dari sisa gaji Rp4 juta, Rp3 juta habis buat memenuhi kebutuhan belanja bulanan. Sisanya, Rp1 juta buat bayar tagihan.
Kapan bisa nabung? Kapan bisa beli rumah sendiri?
Dengan merencanakan liburan sejak jauh hari, bisa diatur deh anggaran untuk bermacam-macam pos pengeluaran. Nggak ada keluhan pusing banyak tagihan atau tabungan nggak gemuk-gemuk. Kita bisa hunting tiket murah, termasuk promo. Biasanya harga tiket pesawat akan lebih mahal jika membelinya mendekati hari-H.
Begitu juga soal pilihan hotel. Kita jadi punya lebih banyak waktu untuk membandingkan fasilitas antara satu hotel dan hotel lainnya.
Liburan Malah Stres
Inti liburan adalah menghilangkan stres. Tapi kalau keluar banyak biaya untuk membiayai kegiatan itu terlalu sering, malah stres yang datang. Selain itu, di tempat yang dikunjungi nggak bisa bebas karena mikirin waktu terus. Waktu liburan yang singkat jelas nggak akan mendatangkan kepuasan.
Terlebih jika terjadi sesuatu yang nggak diinginkan. Contohnya seharian hujan, sehingga nggak bisa ke mana-mana. Atau, yang lebih apes, kecurian waktu di bandara atau stasiun. Udah waktu liburan mepet, masih harus ngurus dompet yang hilang seisinya. Bisa-bisa malah liburan di kantor polisi.
Makanya, mending atur jadwal traveling secara matang walau hanya sekali-dua kali dalam setahun. Kepuasan batin haruslah dikejar dalam kunjungan wisata. Sebisa mungkin berlama-lama bertualang dari satu lokasi ke lokasi lainnya saat liburan.
Jika batin terpuaskan, raga akan merespons dengan hal sama. Walhasil, saat kembali ke dunia kerja, pikiran bisa lebih terfokus lagi untuk merengkuh rupiah demi rupiah guna kepentingan masa depan.
Ini yang nggak didapatkan dari terlalu banyak liburan dengan kunjungan seadanya. Malah mungkin cuma dapat capeknya. Meski begitu, mesti diingat bahwa merencanakan liburan sejak jauh hari berpotensi gagal berangkat. Kalau sudah beli tiket lalu terlibat kecelakaan, misalnya, malah nggak jadi berangkat.
Tiap pilihan memang mengandung risiko. Namun risiko traveling sering tapi seadanya lebih menonjol, terutama dari sisi keuangan.
Baca juga artikel DuitPintar lainnya:
Pilihan Kota di Luar Jakarta Habiskan Liburan Akhir Tahun, Berbudget Rp2 Juta
Yang Suka Backpacking Hitung Dulu Mana yang Lebih Hemat, Sendirian atau Ikut Open Trip
Pengin Traveling ke Luar Negeri Gratis? Optimalkan Dong Kartu Kredit Kamu. Jangan Cuma Buat Belanja
| Published by Duitpintar.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar
-
Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu
-
United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500
-
Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik
-
2 Cushion Make Over dengan 25 Shades, Pilih Hydrastay atau Powerstay?
-
5 Sampo Khusus Rambut Berwarna Biar Awet dan Tahan Lama
-
Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan
-
Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Apa? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Review Pembeli
-
Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru