Suara.com - Khasiat seks bagi kesehatan tak perlu diragukan lagi. Beragam penelitian bahkan merekomendasikan pasangan untuk melakukan hubungan seks secara teratur.
Ingin tahu apa saja manfaat dari berhubungan seks? Simak, alasan seperti dilansir dari Foxnews:
Mencegah penyakit jantung
Di dunia, penyakit jantung merupakan penyebab kematian utama. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan New England Research Institute ditemukan, lelaki yang berhubungan seks dua kali sepekan, mengalami penurunan risiko penyakit jantung hingga 50 persen.
Mengapa demikian? Peneliti mengatakan, seks memiliki efek layaknya latihan fisik yang membakar 70-100 kalori selama setengah jam. Jumlah kalori yang terbakar setara dengan menaiki tangga atau berjalan kaki.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Alasan lain yang mengharuskan Anda menikmati keintiman lebih sering bahwa seks dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Ini terungkap dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 100 mahasiswa.
Peneliti menemukan, mereka yang berhubungan seks satu sampai dua kali sepekan mengalami peningkatan sistem kekebalan tubuh hingga 30 persen. Dengan antibodi yang meningkat melalui aktivitas seksual, Anda akan terhindar dari risiko jatuh sakit.
Menurunkan rasa nyeri
Anda juga bisa mendapatkan penurunan risiko nyeri dengan melakukan hubungan seks. Hal ini diungkap dalam penelitian yang dilakukan University of Munster terhadap seribu pasien sakit kepala sebelah atau migrain.
Peneliti menyimpulkan, banyak pasien migrain merasakan penurunan rasa nyeri usai berhubungan seks. Migrain bukan satu-satunya rasa sakit yang bisa dikurangi dengan melakukan hubungan seks. Banyak perempuan mengalami penurunan rasa nyeri menstruasi setelah mereka mengalami orgasme.
Tidur lebih baik
Anda mungkin memerhatikan Anda sering tertidur setelah berhubungan seks, dan ada beberapa alasan mengapa fenomena ini terjadi. Pertama, peneliti telah mengamati bahwa hormon prolaktin meningkat saat tidur dan menyebabkan rasa kantuk yang hebat. Hormon yang sama juga meningkat saat Anda berhubungan seks.
Pada saat sama, para ahli menyimpulkan pelepasan oksitosin saat berhubungan seks dapat mengurangi tingkat stres. Secara fisik, hubungan seks bisa membuat Anda kelelahan sehingga lebih nyenyak saat tidur.
Kanker
Penelitian menunjukkan, seks dapat menurunkan risiko lelaki mengalami kanker prostat. Peneliti dari National Cancer Institute menemukan, lelaki yang sangat aktif secara seksual lebih rendah risikonya mengidap kanker prostat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
Terkini
-
5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Mengupas Asal-usul April Mop, Kenapa Identik dengan Prank dan Kebohongan?
-
Apakah Lolos SNBP Tetap Bayar Uang Semester atau Dapat Beasiswa Full?
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama di OH! SOME
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama
-
Bagaimana Cara agar Bibir Pink Alami? Ini 5 Produk Lip Scrub yang Bisa Membantu
-
Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi
-
Profil dan Pangkat 3 Prajurit TNI yang Gugur akibat Serangan Israel