Suara.com - Pangeran Charles menggambarkan pernikahannya dengan Putri Diana sebagai tragedi Yunani dalam suratnya kepada mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan, dan istri presiden ke-40 AS, Nancy Reagan.
Serangkaian surat telah dituliskannya untuk Ronald dan Nancy Reagan di Amerika pada awal 1990-an sebagai bagian dari persahabatan yang berlangsung sampai kematian First Lady Amerika termodis itu, tahun lalu.
Mail on Sunday mencetak kutipan dari surat-surat dan surat yang ditulis pada 21 Juni 1992, beberapa hari setelah buku Andrew Morton, Diana: Her True Story, menggambarkannya sebagai suami yang kejam, Pangeran Charles menuangkan isi hatinya.
"Tidak ada yang benar-benar mengerti apa artinya sampai hal itu terjadi pada Anda, karena itulah semuanya terus bertambah buruk dan buruk," tulis Pangeran Charles.
"Suatu hari saya akan menceritakan keseluruhan cerita, ini adalah semacam tragedi Yunani dan pasti akan bermain sangat baik!" sambungnya.
Surat-surat tersebut juga mengungkapkan bahwa ayah Pangeran William dan Pangeran Harry itu sangat sedih atas kematian Ibu Suri.
"Saya takut akan kehilangannya (Ibu Suri), dan dia meninggalkan jurang yang sangat besar dalam hidup saya," ungkapnya.
Surat-surat itu ditulis dengan tinta hitam merek Prince. Surat-surat tersebut merupakan bagian dari koleksi pribadi Nancy Reagan, yang meninggal pada Maret 2016. Surat-surat itupun telah diserahkan ke Yayasan Presiden Ronald Reagan dan Perpustakaan di Simi Valley, California.
Mereka mendapat ucapan terima kasih dari publik karena mendiang Presiden dan Nancy Reagan bersikeras surat-surat tersebut harus tetap tersimpan baik sebagai arsip sejarah.
Sekadar diketahui, Charles pertama kali bertemu Reagans pada tahun 1974 saat dia bertugas di Royal Navy.
Pada bulan Mei 1981, Pangeran Charles, bertunangan dengan Lady Diana Spencer dan mempersiapkan pernikahan mereka pada bulan Juli, lalu terbang ke Washington untuk kunjungan perdana selama tiga hari.
Sementara itu, dalam surat lain kepada Nancy Reagan, Lady (Mary) Henderson, istri Sir Nicholas Henderson, yang kemudian menjadi Duta Besar Inggris untuk Washington, Pangeran Charles menuliskan tentang kesannya setelah makan malam bersama.
"Pangeran berkata: 'Saya telah jatuh cinta pada Nyonya Reagan, dia sangat cantik yang saya katakan, 'Baiklah, saya sudah bilang begitu.' Pangeran kemudian menambahkan, 'Saya ingin menciumnya untuk berterima kasih kepadanya'," ujar Mary Henderson.
Charles yang sedih juga mengatakan bahwa kematian Ibu Suri "meninggalkan jurang yang sangat besar dalam hidupnya" tapi juga "warisan kenangan indah yang luar biasa indah." (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur