- BPOM menarik sampo Selsun varian 7 Flowers dan 7 Herbal karena mengandung cemaran 1,4-dioksan melebihi batas aman.
- PT Rohto Laboratories Indonesia menarik produk terdampak dari pasaran dan menyediakan layanan penukaran atau pengembalian dana konsumen.
- Produk Selsun varian lainnya dinyatakan tetap aman digunakan karena telah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh BPOM.
Suara.com - Baru-baru ini, ramai beredar kabar bahwa sampo antiketombe merek Selsun ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Banyak konsumen yang khawatir karena sampo Selsun merupakan produk yang sudah lama dikenal dan dipercaya untuk mengatasi masalah ketombe.
Lantas, benarkah seluruh produk sampo Selsun ditarik BPOM? Berikut penjelasan lengkap beserta faktanya.
Menurut pengumuman BPOM terkait hasil pengawasan kosmetik triwulan I tahun 2026, terdapat 11 produk kosmetik dan perawatan tubuh yang ditarik dari peredaran karena mengandung bahan berbahaya atau cemaran yang melebihi batas aman.
Dua di antaranya adalah varian Selsun, yaitu Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal. Penarikan ini dilakukan karena kedua produk tersebut mengandung cemaran 1,4-dioksan (1,4-dioxane) yang melebihi ambang batas yang diperbolehkan.
Apa Itu 1,4-Dioksan?
1,4-Dioksan adalah senyawa kimia yang sering muncul sebagai cemaran dalam proses produksi bahan kosmetik, terutama surfaktan. Senyawa ini diklasifikasikan sebagai bahan yang berpotensi karsinogenik (pemicu kanker) pada paparan jangka panjang.
Selain itu, paparan berlebih dapat menyebabkan iritasi kulit, kerusakan organ seperti hati dan ginjal, serta gangguan kesehatan lainnya.
BPOM menegaskan bahwa produk yang tidak memenuhi standar keamanan harus segera ditarik dan izin edarnya dibatalkan untuk melindungi masyarakat.
Respons PT Rohto Laboratories Indonesia
Baca Juga: Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
Sebagai produsen Selsun di Indonesia, PT Rohto Laboratories Indonesia langsung merespons dengan mengeluarkan pernyataan resmi.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada konsumen, mitra bisnis, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Rohto menjelaskan bahwa seluruh produk Selsun sebelumnya telah diuji di laboratorium independen terakreditasi dan dinyatakan memenuhi syarat.
Namun, hasil uji BPOM menemukan perbedaan pada varian Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal.
Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan telah melakukan penarikan seluruh batch kedua varian tersebut dari pasaran.
Hingga berita ini ditulis, proses penarikan sudah mencapai lebih dari 96 persen dan akan dilanjutkan dengan pemusnahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500
-
Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu
-
Kasus Timah Jadi Pelajaran, Pakar Minta Pengadilan Konsisten Gunakan Audit BPK
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi
-
Pendidikan Berstandar Internasional Semakin Dibutuhkan, Bekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan
-
Tiga Dara | Wamenkop Ungkap Bangun Koperasi Merah Putih Gak Bisa Sembarang