Suara.com - Musim mudik Lebaran membuat banyak warga Ibu Kota yang ditinggal sementara oleh para asisten rumah tangga maupun sopir pribadi. Jika Anda tak sempat mencari para pekerja infal atau ingin lebih praktis membantu menyiapkan berbagai kebutuhan Lebaran, aplikasi GoodHomes bisa menjadi pilihan.
Aplikasi yang sudah bisa digunakan mulai 22 Mei 2017 lalu ini menawarkan berbagai layanan rumah berkelas premium, khusus untuk warga Jakarta Selatan.
"GoodHomes hadir bagi pasar online pemium di Jakarta Selatan. Di mana, memungkinkan pengguna untuk memesan berbagai layanan instan melalui aplikasi mobile, seperti membersihkan rumah, transportasi layanan pengantaran ke bandara, hingga memesan tukang," kata Founder & Chief Executive Officer GoodHomee, Inggrid Manangka saat temu media di Jakarta, Rabu (21/6/2017).
Berbeda dari aplikasi lainnya, GoodHomes menghadirkan Personal Family Assistant (PFA) yang akan menjawab kebutuhan konsumen saat menggunakan aplikasi tersebut.
Asisten profesional ini, jelas Inggrid, berfungsi untuk membantu tugas-tugas yang berkaitan dengan rumah tangga sehari-hari. Ada beragam pilihan layanan yang dihadirkan GoodHomes, yakni berbelanja kebutuhan rumah tangga (Good2Shop), layanan transportasi singkat (Good2Go), layanan pengantaran bandara (Good2Airport), hingga membersihkan rumah atau memesan tukang (Good2Huiz).
"Asisten Profesional ini kami training terlebih dahulu sebelum melayani pengguna. Jika dilihat belum baik, maka akan kami training lagi. Rata-rata mereka juga sudah berpengalaman di bidangnya, sehingga pekerjaan mereka pun terasa lebih memuaskan," jelasnya.
Layanan Good2Huiz, misalnya, saat Anda memesan melalui aplikasi nantinya akan ada pilihan yang disesuaikan dengan luas rumah Anda, yaitu small, medium dan large.
Setelah itu, akan ada dua orang pekerja yang datang untuk membersihkan rumah sesuai dengan yang Anda inginkan. Untuk layanan ini, tersedia pilihan durasi, yaitu dua, empat dan enam jam dengan biaya mulai dari Rp200ribu.
"Kita memang lebih mengutamakan kualitas servis. Layanan kami sangat berbeda karena PFA yang akan digunakan jasanya, akan dedicated pada satu keluarga atau satu member," ujar dia.
Pengguna juga bisa bebas memilih sendiri sopir maupun mobil yang akan digunakan. Pihaknya memersiapkan driver yang juga mampu berbahasa inggris dengan fasih. Mobil-mobil yang tersedia pun merupakan mobil premium seperti Kijang Innova, Alphard, Mercedes maupun Camry.
"Melalui layanan digital ini, GoodHomes ingin membantu meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta agar lebih memiliki banyak waktu berkualitas bersama keluarga maupun sahabat," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur