Suara.com - Analisa Widyaningrum, Psikolog Klinis dan Pendiri Analisa Personality Development Center, kini lebih senang menggeluti dunia pendidikan sekolah kepribadian. Atas keseriusannya itu, Analisa meraih penghargaan sebagai wanita inspiratif di bidang pendidikan dari produk kosmetik Tanah Air, Wardah.
Psikolog cantik lulusan Universitas Gajah Mada itu kini fokus di bidang pendidikan lewat Analisa Personality Development Center, yang memberi jasa konsultasi psikologi, in-house training, dan sekolah kepribadian.
Menurut perempuan yang pernah menjadi delegasi Indonesia dalam ASEAN Youth Friendship Network pada masa kuliah 2010 lalu, kurikulum di sekolah saat ini terlalu kaku dan banyak membuat anak stres. Berlandaskan hal itu, dia kini fokus mengajar sekolah kepribadian.
"Kurikulum di sekolah terlalu kaku, banyak anak merasakan stres. Sampai akhirnya saya punya kesempatan bertemu Wardah sebagai Wardah Inspiring Teacher dengan memberikan pelatihan kepada para guru agar lebih kreatif dan proses pengajaran lebih menyenangkan," kata Analisa kepada Suara.com, belum lama ini.
Perempuan berusia 28 tahun itu menganggap, setiap guru harus memiliki motivasi menjadi guru sungguhan dari dalam hati. Apalagi, setiap guru saat ini dipacu dengan perkembangan digital yang begitu cepat.
"Guru zaman sekarang harus belajar hard skill, soft skill, digital media dan komunikasi. Baru berikan apresiasi bagi para guru, tidak melulu soal uang ya," imbuhnya.
Sebagai psikolog, Inspirator Muda penerima beasiswa Djarum pada tahun 2009 itu sering menerima pasien anak-anak atau pelajar yang merasa stres karena pendidikan terlalu keras. Analisa bahkan kerap kedatangan pasien anak yang menangis karena di-bully teman-temannya belum bisa membaca dan menulis.
Perempuan yang aktif sebagai moderator di MPR RI Goes to Campus, sebuah kegiatan diskusi antara anggota MPR RI dengan akademisi, mahasiswa, dan masyarakat itupun mengaku banyak menerima pasien yang mengalami stres karena harus memenuhi tuntutan orangtua harus masuk jurusan IPA atau kedokteran.
"Banyak anak yang datang mengalami stres karena pendidikan. Ini PR kita semua untuk terus memberikan motivasi," tandasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya