Suara.com - Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekaf) Kota Bogor mengungkapkan, jumlah pendaftar Istana "Open" atau Istura melebihi target 2017 yang ditetapkan sebesar 20 ribu orang pengunjung.
"Hingga Selasa kemarin jumlah pendaftar Istana "Open" sudah mencapai 24.342 orang. Dilihat dari animonya kemungkinan bisa naik lagi, mungkin capai 25 ribu," kata Kepala Disbudparekraf Kota Bogor, Shahlan Rasyidi kepada Antara di Bogor, Rabu.
Shahlan optimistis, minat masyarakat untuk mengunjungi Istana Bogor melalui kegiatan Istana "Open" masih tinggi dibanding tiga tahun sebelumnya yang sempat mengalami penurunan drastis.
Tahun 2013, jumlah pengunjung Istana "Open" mencapai 40 ribu orang. Terjadi penurunan signifikan mulai tahun 2014 dengan jumlah pengunjung selama kegiatan Istana 'Open' berlangsung lima hari hanya ada 30 ribu. Tahun 2015 juga mengalami penurunan, total pengunjung hanya 15.569 orang.
"Baru di tahun 2016 kita targetkan 15 ribu pengunjung, malah capainya naik menjadi 18 ribu lebih," kata Shahlan.
Ia menjelaskan, Istana "Open" adalah program tahunan Pemerintah Kota Bogor dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) yang kali ini berusia ke-535. Kegiatannya adalah mempersilahkan warga untuk masuk ke Istana Bogor melihat lebih dekat, benda cagar budaya yang kini menjadi tempat tinggal Presiden Joko Widodo.
"Ini merupakan tahun ke-15 penyelenggaraan Istana 'Open'," katanya.
Shahlan menyebutkan, sejak dua tahun terakhir, istilah Istana 'Open' yang sejak awal dikenal kini berganti nama menjadi Istura yakni Istana untuk rakyat.
Kegiatan Istana 'Open' mempersilahkan masyarakat bertamu atau berkunjung ke Istana Bogor, melihat dari dekat seperti apa Istana Kepresidenan tersebut adanya, mengenal sejarahnya, serta benda-benda yang ada di dalam istana.
Selama berkunjung, rombongan warga akan dipandu oleh protokoler Istana Kepresidenan Bogor yang akan menjelaskan apa-apa saja yang ada di istana, mulai dari sejarahnya, tahunnya, serta peristiwa bersejarah yang terjadi di istana tersebut.
Sejak tahun 2014 Istana Bogor hanya terbuka untuk bagian luarnya saja yakni halaman depan dan halaman belakang. Masyarakat tidak boleh lagi masuk ke dalam ruangan Istana dengan pertimbangan kegiatan Presiden Joko Widodo yang bertempat tinggal disana.
Diduga penurunan jumlah pengujung dipicu oleh tidak luasnya akses masyarakat untuk mengunjungi setiap jengkal Istana, selain itu, diawal program Istana 'Open' rangkaian kunjungan berakhir di dalam Kebun Raya Bogor, sehingga warga memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata singkat.
"Sejak beberapa tahun terakhir, tidak bisa lagi gratis masuk Kebun Raya Bogor, hal ini juga yang membuat minat masyarakat berkurang," kata Shahlan.
Tahun ini, lanjut Shahlan, kunjungan Istana 'Open' sudah diperbolehkan lagi masuk Kebun Raya Bogor gratis. Selain itu, juga gratis masuk ke lima museum yang ada di Kota Bogor.
"Kami berterimakasih dengan kebijakan dari Kepala PKT Kebun Raya-LIPI untuk membuka kembali Kebun Raya bagi pengunjung Istana 'Open' yang kebetulan tahun ini usianya 200 tahun," kata Shahlan.
Shahlan menambahkan, tujuan kegiatan Istana 'Open' selain sebagai wisata edukasi mengenai sejarah istana kepada anak-anak dan masyarakat luas, serta sebagai agenda pariwisata mendorong minat wisatawan ke Kota Bogor.
"Karena pengunjung Istana 'Open' tidak hanya warga Kota Bogor, tapi Jabodetabek, luar Pulau Jawa, bahkan mancanegara. Tahun ini ada wisatawan dari Amerikan Serikat, Swedia dan Jepang," katanya.
Yoko bersama tiga temannya, Izumi, Kyoko dan Tamiko asal Jepang tertarik untuk mengikuti kegiatan kunjungan Istana 'Open' karena ingin mengetahui seperti apa Istana Bogor tersebut.
"Tertarik saja, saya dapat informasinya dari koran, lalu saya ajak teman-teman untuk jalan-jalan ke Bogor sambil liat Istana Bogor," kata Yoko dalam bahasa Indonesia terbata-bata. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
Terkini
-
5 Serum untuk Atasi Bopeng Bekas Jerawat agar Wajah Kembali Mulus
-
5 Sepatu Hoka Diskon 50 Persen di Sports Station pada Februari 2026
-
Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein
-
Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!
-
Libur Sekolah Puasa Ramadan 2026 Berapa Hari? Cek Jadwal Lengkapnya
-
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
-
7 Parfum Extrait de Parfume di Indomaret Wangi Awet sampai 16 Jam, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
12 Ide Self Reward untuk Apresiasi Diri bagi Pekerja Produktif
-
5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
-
Arti Tersembunyi Kata Pizza di Epstein Files, Benarkah Kode Pedofilia?