Suara.com - Konsumsi gula berlebihan menjadi faktor risiko dari penyakit tidak menular seperti diabetes. Penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol ini dapat berujung pada komplikasi yang memicu kematian.
Apalagi menurut Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. Pakar Gizi dan Dosen FKUI, pola konsumsi makanan dan minuman manis kini menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam satu sendok teh gula pasir atau sekitar 4 gram saja, kata dokter Saptawati mengandung 16 kalori.
"Nah, dalam sehari batasan kita mengonsumsi gula itu 12 sendok teh. Tapi coba bayangkan kalau kita mengonsumsi kopi atau teh kan nggak nikmat kalau nggak pakai gula," ujar dia pada temu media peluncuran Sugalife di Jakarta, Senin (7/8/2017).
Untuk meminimalisir konsumsi gula pasir, dr Saptawati merekomendasikan bahan pengganti gula alami lainnya, seperti gula kayu. Gula jenis ini memiliki bahan aktif xylosa tanpa kandungan kalori.
"Rasanya manis tapi bedanya dengan gula pasir, gula kayu ini kalorinya 0. Selain itu gula kayu juga mengandung prebiotik. Ini yang harusnya jadi nilai tambah dari gula kayu karena kandungan prebiotik," tambah dia.
Dr. Yoshihisa Asano, PhD, DPH, selaku Nutritionist, Biochemist, Medical Scientist & Founder of Noguchi Medical Research Institute, Tokyo, Japan menambahkan, kandungan xylosa dapat menghambat kenaikan kadar gula dalam darah sehingga efektif dalam mencegah penyakit diabetes.
"Kandungan prebiotik didalamnya dapat membantu melawan bakteri jahat sehingga menghindarkan kita dari penyakit," jelasnya.
Gula kayu, kata Dr. Yoshihisa, dapat berasal dari serat tumbuhan yang diperoleh dari ekstrak kulit kelapa, batang bambu, bonggol jagung dan tumbuhan lainnya.
Baca Juga: Ini "PR" Pemerintah di Bidang Kesehatan yang Belum Terpecahkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persija Jakarta, El Clasico di Piala Presiden
-
Polisi Sita 18 Motor Curian, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Rakitan Dibekuk di Sumedang
-
Semakin Diterima Luas, Truk Listrik Fuso eCanter Diserahkan ke Konsumen di GIIAS 2026
-
Digugat Praperadilan, KPK Siap Hadapi Pejabat BPK Titin di PN Jaksel
-
BRI Bagikan Voucher Shopee Rp100 Ribu, Cek Syaratnya
-
Sambut HUT RI ke-81, Lorong Merah Putih 650 Meter Hiasi Tasikmalaya
-
Dendam dan Cinta yang Destruktif dalam Novel Wuthering Heights
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah