Suara.com - Berkemah atau kegiatan aktivitas luar ruang, memang identik dengan acara orientasi sekolah dan perguruan tinggi. Ternyata, berkemah juga bisa menjadi alternatif rekreasi seru bagi keluarga.
Di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) misalnya, terdapat beberapa spot yang sangat ramah untuk dijadikan lokasi berkemah untuk keluarga. Dengan biaya masuk area hanya TNGHS sebesar Rp10 ribu per orang dan biaya ijin berkemah sebesar Rp5000 hingga Rp10.000 per kepala di luar biaya penyewaan tenda, Anda sudah bisa menikmati pemandangan cantik dan pengalaman asik berwisata luar ruangan.
Di salah satu jalur pendakian yaitu Pasir Reungit, Gunung Bunder, Pamijahan, Kabupaten Bogor, pengunjung hanya perlu berjalan beberapa menit untuk sampai ke area berkemah. Fasilitas yang disiapkan juga lengkap, bahkan warung fasilitator dan toilet umum juga tersedia.
"Di sini, jaraknya dekat dari warung tapi suasana asri seperti di alam. Di dalam (atas) juga ada dua curug, Curug Buku dan Curug Kursi," ungkap salah satu relawan sekaligus jagawana Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Hamim Suhendar saat ditemui Suara.com.
Dari Jalur Pasir Reungit sendiri, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menuju Puncak Gunung Salak 1 atau area Kawah Ratu yang berjarak 3.9 km atau sekitar dua jam perjalanan normal.
"Ketika sampai ke Kawah Ratu, suasana di sana akan membuat kita merasa puas," tambah Hamim lagi.
Area Taman Nasional Gunung Halimun Salak sendiri memiliki luas 113.357 hektar dan telah menjadi lokasi favorit para pecinta alam.
Baca Juga: Jelang Paskah, Kristiani Papua Ramai Berkemah
Meski identik dengan lokasi jelajah 'anak gunung', namun Hamim mengaku mulai banyak keluarga kecil yang menjadikan TNGHS sebagai lokasi berkemah bersama keluarga.
"Di sini kami menyiapkan sarana prasana untuk camping keluarga maupun pelatihan semi militer. Ada tenda pleton, tenda dung dengan kapasitas dua hingga delapan orang dan hamdulillah, mulai banyak keluarga yang camping. Biasanya dari Jumat sampai Minggu."
Selain warung dan mck, Hamim juga menjamin keamanan di area parkir menginap serta menyediakan aula kalau-kalau ketika menginap, terjadi turun hujan deras. Untuk lebih memuaska rasa penasaran Anda, berikut kilasan pemandangan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam