Suara.com - Yang namanya hidup cuma sekali. Harus dibuat supaya seimbang dan berkualitas dong! Nggak mau pekerjaan sampai mengambil alih kehidupanmu kan?
Simak hal-hal ini supaya hidup bisa lebih seimbang dan bahagia lahir batin:
Berani tanggung jawab
Nyari kambing hitam emang paling gampang saat sering lembur sampai malam di kantor atau kerja pas weekend walau di rumah. Semua rekan kerja bahkan bos pun bisa disalahin. Mulai sekarang berani ambil tanggung jawab atas hidup kamu sendiri. Kalau merasa kerjaan sudah mengambil alih hidup kamu, coba evaluasi diri.
Mungkin kamu yang nggak bisa atur waktu, atau terlalu berambisi untuk mengerjakan semua sendiri. Alhasil, waktu habis buat kerja, kerja, dan kerja. Capek, kan?
Manajemen waktu
Sudah tepatkah pengalokasian waktu dalam kehidupan kita? Misalnya, pulang kerja jam 8 malam. Jangan lanjut buat hangout sampai jam 2 pagi. Sisihkan waktu buat istirahat yang cukup, apalagi kalau paginya ada meeting atau banyak kerjaan.
Kalau mau hangout, ya pas weekend aja. Selain lebih leluasa dari segi waktu, pikiran juga lebih fokus buat ngobrol sama mereka tanpa terbebani kerjaan.
Kualitas baru kuantitas
Saat bersama dengan keluarga atau melakukan kegiatan demi kesenangan pribadi, prioritaskan kualitas di atas kuantitas.
Kalau memang sibuk pas hari kerja, sisihkan waktu satu hari penuh untuk keluarga pas akhir pekan. Meskipun cuma seminggu sekali, tapi waktu kumpul-kumpulnya lebih berkualitas karena pikiran nggak terganggu mikirin kerjaan.
Gunakan waktu cuti sebijak mungkin
Manfaatkan waktu cuti dari kantor dengan sebaik-baiknya. Daripada sering ambil cuti cuma sehari-dua hari karena malas ngantor, alokasikan aja cutinya langsung 12 hari untuk berlibur sepuasnya bareng teman atau keluarga. Sendiri juga boleh.
Intinya, dalam setahun, usahakan kamu mengambil satu kali cuti panjang untuk melepas stres. Dengan begitu, pas balik ke kantor, pikiran kamu sudah fresh lagi dan siap menaklukkan dunia!
Jangan terlalu ambisius
Segala sesuatu yang berlebihan itu nggak akan membawa kebaikan dalam hidup. Terlalu santai dan fokus sama kehidupan pribadi, bikin kita kelihatan kurang serius, nggak profesional, dan kurang bertanggung jawab di kerjaan.
Sebaliknya, kalau terlalu asyik dan sibuk mengejar karier, pasti ada bagian-bagian kehidupan pribadi yang terabaikan. Terlalu ambisius mengejar karier bisa bahaya loh. Selain kamu bisa jadi lalai sama aspek lain dalam hidup, kamu juga bisa menghalalkan segala cara demi mewujudkan ambisi itu.
Suatu saat, kamu bakal butuh bantuan orang lain ketika kamu lagi susah. Tapi kalau terlalu ambisius dan jadi egois, pada akhirnya kamu bakal ditinggal semua orang. Kita memang butuh bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mewujudkan mimpi-mimpi. Tapi, jaga keseimbangan hidup biar merasa bahagia lahir batin.
Baca juga artikel DuitPintar lainnya:
Karir Itu Pencapaian Diri Bukan Tentang Siapa yang Paling Tinggi
5 Mindset Karyawan Tentang Karir dan Keuangan yang Wajib Dihindari
7 Nasihat Karir Buat Kamu Usia 20-an Biar Nggak Menyesal
| Published by Duitpintar.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal
-
Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026
-
Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak