Suara.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa film porno diidentikkan dengan warna biru? Mengapa kematian itu hitam? Siapa yang pertama kali memutuskan gedung presiden Amerika Gedung Putih?
Semua pertanyaan terkait warna ini dijawab dalam buku The Story of Color karya Gavin Evans. Dia juga menjelaskan mengapa matador melambaikan jubah merah ke banteng.
Penasaran? Berikut, penjelasannya seperti dilansir Mirror:
Mengapa film porno disebut 'film biru'?
Ada beberapa pandangan yang menjelaskan mengenai hal ini.
Pada tahun 1781, sebuah ahli sejarah Connecticut mengacu pada "hukum biru" kaum Puritan, yang bisa memicu hubungan antara perilaku biru dan seksual.
Teori lain menyebutkan, bahwa semua pelacur di penjara mengenakan gaun biru. Yang lainnya menyebutkan, karena saat PSK beraksi striptis menggunakan lampu biru.
Mengapa Gedung Putih berwarna putih
Hanya karena orang-orang di abad ke 18 memiliki hasrat akan segala sesuatu yang orang Yunani sukai, dan mereka keliru bahwa patung dan bangunan marmer Yunani berwarna putih.
Baca Juga: Ingin Tampil Lebih Percaya Diri? Kenakan Baju Warna Ini
Karena itu, mereka dengan setia mereproduksi apa yang mereka anggap sebagai gaya orang-orang kuno, mulai dari kolom hingga bangunan dan patung marmer putih mereka.
Bertahun-tahun kemudian, ketika teknik ditemukan untuk menganalisis komposisi permukaan, ditemukan bahwa orang-orang Yunani Kuno adalah penggemar warna norak, dan melukis semuanya dengan warna cerah.
Mengapa banteng marah saat melihat kain merah?
Sebenarnya tidak. Banteng, seperti juga anjing dan kucing, buta warna. Bahkan, matador tidak bisa mengetahui hal itu hingga membentangkan kain merah ke arah banteng.
Dalam sebuah studi menunjukkan, banteng tetap akan galak saat diberi kain warna biru oleh matador.
Jadi, bukan karena warnanya, melainkan gerakan melambai yang membuat banteng mengamuk ke arah kain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang