Suara.com - Bepergian di bandara tidak pernah mudah atau bebas dari stres. Sayangnya, kita mungkin menghadapi lebih banyak antrian dan penundaan sebelum kita pesawat lepas landas.
Penumpang dengan kode misterius "SSSS" di boarding pass mereka sekarang menghadapi proses penyaringan keamanan yang lebih ekstensif. Sehingga bisa menambahkan hingga setengah jam pada waktu Anda di bandara.
Itu karena pihak berwenang menindak terorisme. Kode "SSSS" adalah singkatan dari "Seleksi Sekunder Penyaringan Keamanan", sebuah skema baru diperkenalkan untuk wisatawan yang menuju ke Amerika Serikat.
Mereka yang memiliki tanda aneh di boarding pass akan dipilih secara acak. Namun, beberapa wisatawan mengeluh bahwa mereka telah ditarik dari barisan antrian hampir setiap kali mereka melakukan perjalanan ke AS sejak skema dimulai.
Salah seorang penumpang mengugkapkan kekesalannya di Twitter karena mengalami penundaan setelah mengalami hal ini.
"Mengapa Anda 'SSSS' saya setiap kali melakukan perjalanan ke Timur Tengah? Ayo sudah, tidak bisa orang Amerika bepergian dengan bebas tanpa pelecehan," tulis satu pengguna Twitter.
Membayar tunai untuk tiket atau membeli tiket satu arah, akan membawa Anda masuk ke daftar rahasia. Namun, pejabat keamanan bersikeras bahwa tindakan tersebut akan memungkinkan mereka melacak orang-orang yang berpotensi berbahaya memasuki atau meninggalkan AS.
Seth Weinstein, seorang pengacara bea cukai Amerika Serikat, mengatakan bahwa pihak berwenang menggunakan Terrorist Screening Database yang dikelola oleh Terrorist Screening Center untuk menentukan siapa yang memenuhi
Baca Juga: Duh, Boarding Pass Maskapai Malaysia Ini Ditulis dengan Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Bikin Bangga! Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiahi Alat Musik Baru untuk Peseni Cilik Cibungbulang
-
Gun-il Bantah Keluar atas Kemauan Sendiri dari Xdinary Heroes dan Agensi
-
Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Dhuha? Simak Penjelasan Lengkapnya
-
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Negara Tetangga, Mensesneg Bilang Begini
-
HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong
-
4 Rekomendasi Body Serum Ber-SPF yang Tidak Lengket di Baju
-
Moon Geun Young, Ko A Seong, dan Kim Si Ah Dipastikan Bintangi Film Yeto
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Sukses Pimpin Transformasi, Dirut BRI Dinobatkan Sebagai Best CEO di Asia