Kekhasan diet ini berarti, ketika seseorang ingin menurunkan berat badan dalam jumlah besar, defisit kalori akan efektif, namun kualitas makronutrien jangka panjang dan waktu makan juga perlu dipertimbangkan.
4. Gangguan hormon
Sebuah kalori dalam melawan kalori dari pendekatan diet juga mengabaikan fakta bahwa sejumlah gangguan hormonal terkait dengan penambahan berat badan, termasuk resistensi leptin dan insulin secara signifikan mengganggu siklus metabolisme lemak alami tubuh.
Untuk kelompok ini mungkin berarti sel mereka tidak seefisien dalam membakar karbohidrat dan lemak, dan karena itu benar-benar membutuhkan lebih sedikit kalori dan atau karbohidrat yang secara efektif membakar lemak tubuh. Ini berarti untuk kelompok ini, defisit kalori mungkin sama sekali tidak cukup untuk mendukung penurunan berat badan yang berkelanjutan.
5. Penurunan berat badan tidak berarti kesehatan
Sementara asupan kalori penting untuk pengendalian berat badan, yang lebih penting adalah kebutuhan berbagai makanan alami utuh yang tidak diproses baik untuk kesehatan. Itu menunjukkan bahwa tubuh tidak hanya butuh kalori, tapi juga berbagai nutrisi makro dan mikro yang setiap hari berfungsi sebaik mungkin.
Mengonsumsi makanan yang dikemas penuh dengan makanan olahan yang masih menghasilkan penurunan berat badan mungkin terdengar hebat, namun seiring waktu akan berdampak pada kesehatan umum, tingkat energi, mood dan penampilan. Diet yang hanya berfokus pada kalori sama sekali mengabaikan pentingnya berbagai makanan untuk kesehatan dan kesejahteraan yang baik secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk