Suara.com - Setujukah Anda, jika Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dianggap sebagai seorang fashion influencer? Mengejutkan, jika ternyata banyak pakar mode di AS menganggap Trump memberi pengaruh besar terhadap gaya berpakaian banyak perempuan.
Terlepas dari apa yang mungkin Anda pikirkan tentang pilihan politiknya, Trump tanpa disadari telah menjadi fashion influencer bagi banyak perempuan, menurut Inquirer dan peramal tren Lidewij Edelkoort.
Edelkoort, peramal tren utama yang dulunya pernah dinobatkan sebagai satu dari 25 orang berpengarug di dunia mode, versi majalah Time mengklaim, bahwa Trump saat ini memiliki dampak besar pada tren makro. Tunggu dulu, ini bukan seperti yang Anda pikirkan.
Tren makro adalah sebuah gambaran besar, yang nantinya akan menghasilkan tren mikro, yang kemudian akan digunakan oleh para desainer sebagai tema untuk koleksi mereka. Dalam kasus Trump, yang disorot adalah perilakunya terhadap perempuan, yang telah memacu era mode baru ini.
Bahkan sebelum dia terpilih sebagai Presiden, Trump sering menarik perhatian dan kritik dari media, atas komentarnya yang tidak pantas tentang perempuan.
"Dengan sentuhan ironis, Trump membangkitkan kembali 'emansipasi perempuan' di seluruh dunia, dalam perkembangan yang mengingatkan pada era 70an dan 80an. Ia menjadi katalis bagi emansipasi perempuan, sekitar tahun 2017," kata dia dilansir Independent.co.uk.
Menurut Moller Henry, perilaku Trump ini telah menghasilkan tren mode perempuan yang menampilkan bahu yang tegas, lengan kebesaran, setelan jas, fokus pada fitur pinggang dan pakaian lainnya yang menonjolkan kekuatan perempuan.
Trump juga secara tidak sengaja dikreditkan dengan kebangkitan warna pink, yang menjadi sangat populer karena 2016 Women's March dan sekarang, warna pink bisa dikombinasikan dengan segala warna, seperti oranye jeruk, lilac elektrik, denim biru.
Namun, perlu dicatat bahwa pilihan gaya Trump tidak memiliki pengaruh yang nyata pada fashion lelaki. Dikenal dengan setelan jas kebesarannya yang tidak serasi, tempelan pada dasinya, dan gaya sisir sirip daun, rasanya gaya presiden satu ini tidak perlu direplikasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
5 Moisturizer Lokal Alternatif La Mer The Moisturizing Soft Cream untuk Atasi Tanda Penuaan
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur Tahan Lama Meski Tanpa Foundation, Wajah Bebas Kilap
-
Achmad Syahri Assidiqi Lulusan Mana? Politisi Gerindra Asyik Merokok dan Main Gim saat Rapat
-
Moisturizer Viva Cocok untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya
-
Umur dan Pendidikan Adela Kanasya, Anak Adies Kadir Dilantik Gantikan Ayahnya di DPR
-
Peneliti Ingatkan Target Konservasi Global 30x30 Perlu Utamakan Hak Masyarakat Lokal
-
OIC Youth Capital Konya 2026 Resmi Dibuka, Astrid Nadya Rizqita Wakili Indonesia
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Kampus Apa? Dapat Beasiswa, Bisa Kuliah dari Penjara
-
Dari Drakor ke Seoul, Wujudkan Liburan Impian di Korea Hybrid Travel Fair 2026
-
4 Sampo Wardah yang Cocok untuk Rambut Rontok, Ketombe, dan Mudah Lepek