Suara.com - Membeli barang baru atau berbelanja dapat membuat Anda merasa lebih baik, setidaknya untuk sementara waktu. Itulah yang mungkin selama ini Anda yakini.
Namun, apa yang terjadi saat Anda mengikuti saran Dorothy Day, yang mengatakan hal terbaik untuk dilakukan dalam hidup adalah berhenti untuk menjadi seorang yang konsumtif selama setahun.
Menurut beberapa orang yang mengikuti larangan belanja selama setahun, pengalaman itu bisa sangat transformatif. Ternyata ada begitu banyak manfaat ketika Anda mulai berhenti dalam kebiasaan belanja.
Berikut manfaat ketika Anda mulai berhenti kebiasaan belanja, seperti dilansir dari Independent:
1. Stres berkurang
Dengan berhenti berbelanja, ini akan langsung memengaruhi kesehatan mental Anda dan memberikan kejelasan pada hidup Anda. Kathryn Mclamb mendokumentasikan larangan belanja PopSugar untuk jangka panjang.
"Saya menjadi terinspirasi oleh kesederhanaannya. Semakin sedikit saya terjebak oleh hal-hal ini, semakin ringan pikiran saya dan semakin banyak jiwa saya untuk bisa bernafas," kata dia.
2. Bisa menghemat waktu
Satu hasil yang cukup jelas ketika Anda berhenti berbelanja adalah Anda memiliki lebih banyak uang untuk disimpan dan memiliki waktu luang yang lebih banyak.
Baca Juga: Studi: Wisatawan Indonesia Konsumtif Saat Traveling
Anda mungkin berpikir belanja bisa menghibur Anda. Tapi tidak dipungkiri, kita semua akan berada dalam situasi di mana kita merasa tertekan untuk berbelanja pakaian yang sempurna.
3. Anda akan menemukan barang yang terlupakan
Jika Anda pernah kehilangan baju atau ikatan rambut, larangan belanja adalah saat terbaik untuk menemukannya.
Selain menemukan barang favorit lama di bagian belakang lemari atau di bawah tempat tidur Anda, Anda mungkin juga akan sadar bahwa Anda memiliki banyak barang yang akan Anda beli tanpa berpikir dua kali.
4. Larangan belanja Anda harus ada pengecualian
Meski Anda ingin berhenti berbelanja selama satu tahun penuh, Anda juga harus memberlakukan pengecualian agar realistis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
OTT Rektor Unsoed Bongkar Bobroknya Kampus, Otonomi PTN Tanpa Pengawasan Ketat Jadi Sarang Korupsi
-
Masifnya Penyaluran KUR BRI Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Daerah
-
Lenovo Pasok Mesin Esports World Cup 2026, dari PC Legion hingga Laptop Layar Gulung
-
Kalimantan Kembali Terbakar, Malaysia Mulai Terganggu: Hantu Krisis Asap 1998 Muncul Lagi
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Insidious: Out of the Further, Horor Baru yang Wajib Ditonton
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
5 Rekomendasi Chemical Sunscreen Watery yang Langsung Meresap sesuai Review