Suara.com - Banyak perempuan gemar berganti - ganti gaya dan warna rambut. Selain bisa meningkatkan rasa percaya diri, rutinitas ini juga bisa membuat mereka terhindar dari rasa bosan dengan penampilannya sendiri.
Apalagi memasuki tahun yang baru seperti saat ini, rasanya mengganti gaya dan warna rambut adalah hal yang paling banyak dilakukan.
Namun sayangnya, tak semua perempuan berani melakukan hal tersebut terlalu sering. Ini dikarenakan untuk mewarnai rambut yang sudah beberapa kali dilakukan, harus melalui proses bleaching terlebih dahulu.
"Kalau bleaching terlalu sering, itu kan memang bisa membuat rambut menjadi rusak seperti kering dan bercabang. Jadi memang banyak perempuan menghindari bleaching rambut, akhirnya takut untuk mewarnai rambutnya," ujar Irvin Rizky, Marketing Manager Smooch Beauty And Home Treatment, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2018).
Melihat hal ini, Smooch Smooch Beauty And Home Treatment memberikan solusi dengan teknik bleaching hair coloring, atau pewarnaan rambut tanpa bleaching. Dengan teknik tersebut perempuan tak lagi merasa khawatir ketika ingin mengubah gaya atau warna rambutnya.
Warna rambut yang dihasilkan melalui teknik ini, kata Irvin, mirip seperti warna rambut seperti yang sudah dibleaching terlebih dahulu, karena pengerjaannya menggunakan produk asli Jepang, Shiseido.
Pewarnaan dengan teknik ini dibilang lebih sehat, karena pengerjaannya pun dilakukan dengan waktu yang cukup singkat. Hanya memakan waktu kurang lebih tiga sampai lima jam.
"Ini membuat rambut tidak banyak terpapar bahan kimia. Teknik ini dimulai sama seperti mewarnai rambut biasanya, rambut dicat dengan warna yang kita inginkan, setelah sudah merata, rambut dibilas menggunakan cairan yang berfungsi untuk menutrisi rambut," tambah dia.
Selain itu, untuk tetap mengikuti tren terkini, Anda yang ingin mencoba pewarnaan rambut yang dibanderol mulai dari Rp600 ribu ini, juga bisa melakukannya dengan teknik balayage, menggunakan warna-warna coklat yang akan tren di tahun ini.
"Yellow beige, coral agak coklat atau merah, mint beige seperti siluet hijau dan abu, warna-warna yang akan booming di tahun ini. Ditambah dengan teknik softombre," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga