Suara.com - Bila pada 2017, susu kecoak naik pamor, karena diyakini memiliki nutrisi yang lebih tinggi ketimbang susu sapi dan kedelai, maka tahun ini kopi jamur yang digadang-gadang bakal moncer.
Ya, baru-baru ini situs Menshealth melansir minuman kopi jamur ini diyakini akan ngetren di 2018. Meski namanya kopi jamur, Anda tak akan melihat jamur shitake mengambang di minuman ini.
Jamur akan diekstrak dalam bentuk bubuk dan dicampur dengan kopi yang siap diberi air panas dan segera dinikmati.
Lalu mengapa kopi ini diprediksi akan menjadi tren? Ahli gizi dan kebugaran Sharon Zarabi, RD, yang juga menjabat sebagai Direktur Program Bariatrik di Rumah Sakit Lenox Hill di New York City mengatakan jamur adalah superfood yang dapat menambah nilai gizi dari secangkir kopi.
Klaim ini bukan tak beralasan. Ada beberapa riset, kata dia, yang menunjukkan bahwa jamur maitake dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe dua. Sedangkan jamur chaga disebut-sebut dapat mengurangi keasaman kopi sehingga kopi aman untuk lambung.
"Jamur juga rendah kalori, kaya akan serat, sumber vitamin B dan D yang baik, dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kata Zarabi.
Namun bagaimana dengan kopi jamur? Zarabi mengatakan belum ada penelitian yang mengungkap manfaat jika jamur diekstraksi dalam bentuk minuman kopi. Sehingga kata dia, daripada pusing dengan efek medis jamur, lebih baik jika jamur itu dimakan langsung ketimbang mengonsumsi ekstraknya.
"Belum ada penelitian. Seringkali saat mengonsumsi ekstrak dari makanan, Anda tidak tahu apakah manfaatnya sama seperti mengonsumsi makanan dalam bentuk yang utuh," katanya.
Namun jika benar kopi jamur akan menjadi tren di 2018 ini, Zarabi mengimbau agar masyarakat tak membuat campurannya sendiri. Ia menyarankan agar mencoba kopi jamur di gerai-gerai kopi terpercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Apakah STNK Bisa Digadai? Tak Cuma BPKB, Cek Syarat Lengkapnya
-
Cap Go Meh 2026 Libur atau Tidak? Cek Daftar Tanggal Merah Bulan Maret
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Buya Yahya, Lengkap dan Jelas!
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Kena Sanksi Gegara Istri, Berapa Lama Pengabdian 2n+1 Aryo Iwantoro yang Belum Diselesaikan?
-
Belajar dari Dwi Sasetyaningtyas, Bolehkah Alumni LPDP Pindah Kewarganegaraan?
-
Kronologi Lengkap Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Viral Karena 'Cukup Aku Aja WNI'