Suara.com - Satu lagi kedai kopi di Jakarta yang harus dikunjungi bagi Anda para pecinta kopi. Namanya Cerita Kopi. Sesuai namanya, kedai kopi yang berlokasi di Jalan Hang Lekir, Senayan, Jakarta Selatan ini menawarkan pengalaman menyeruput kopi sekaligus cerita di baliknya.
Ya, sang pemilik ingin pengunjung tak hanya menikmati varian kopi yang dipesan, namun juga mengetahui sejarah kopi berasal. Memasuki bagian dalam, pengunjung akan menemukan dinding yang bertuliskan sejarah mengenai kopi hingga masuk ke Indonesia.
"Jadi masyarakat mungkin tahunya kedai kopi sekarang menjamur. Tren minum kopi juga dialami semua lapisan masyarakat, tapi pasti nggak banyak yang tahu sejarah masuknya kopi ke Indonesia," ujar Iman, staf 'Cerita Kopi' pada Suara.com beberapa waktu lalu.
Berdasarkan riset yang dilakukan Cerita Kopi, ditemukan bahwa sejarah minuman kopi sudah ada sejak 800 tahun sebelum masehi di Ethiopia. Menurut legenda, seorang penggembala berusaha mengonsumsi biji kopi setelah melihat kambingnya tidak bisa tidur akibat memakan biji kopi liar. Sementara masuknya kopi ke Indonesia tak lepas dari masa penjajahan Belanda ratusan tahun lalu.
"Jadi pada tahun 1696 Gubernur Belanda di India mengirim bibit kopi yaman atau kopi arabika ke Gubernur Belanda di Batavia yang sekarang Jakarta. Bibit pertama gagal tumbuh karena banjir. Lalu dikirim ulang pada 1699 dan tanaman ini berhasil tumbuh. Pada 1711 ekspor biji kopi pertama dikirim dari Jawa ke Belanda oleh VOC," tambah dia.
Berbicara mengenai interior, dinding hitam dengan tulisan putih yang menceritakan sejarah kopi membuat sudut ini bagaikan papan tulis raksasa. Sementara untuk furniture 'Cerita Kopi' sengaja menggunakan material kayu untuk menambah kesan hangat dan cozy. Dipadukan dengan lighting temaram membuat suasana disini semakin syahdu.
Lampu-lampu bohlam menggunakan cangkir sebagai kap yang menggantung di area kasir sekaligus menjadi ciri khas dari 'Cerita Kopi' ini. Masih di lantai yang sama, dinding pada sisi lain kedai kopi ini ditutupi material kayu-kayu yang disusun rapi. Lagi-lagi menambahkan kesan hangat dan nyaman pada area ini.
Baca Juga: Punya Pegawai Seksi, Kedai Kopi Ini Laris Manis
Pada sebuah sudut di dekat tangga, pemilik menempatkan sebuah sofa klasik berwarna ungu yang cukup menarik perhatian. Lantai 2 juga masih menggunakan furnitur kayu meski dengan konsep berbeda.
Sesuai namanya, pengunjung bisa menikmati beragam minuman kopi mulai dari kopi biasa seperti espresso, blended, sampai cold drip. Cerita Kopi juga menyediakan menu non-kopi bagi Anda yang tidak menyukai kopi, seperti ice chocolate hingga Thai Tea yang sedang hits. Beberapa menu camilan seperti Banana Fritter, Spring Roll, Sandwich, Pizza, dapat menjadi pilihan pendamping saat menyeruput kopi.
Kala itu saya menjajal menu Cold Drip yang jadi andalan di Cerita Kopi. Alasannya, proses pembuatan Cold Drip yang berlangsung sekitar 8-12 jam membuat rasa yang dihasilkan kopi Cold Drip cukup unik. Pengunjung juga bisa melihat alat yang digunakan untuk membuat minuman kopi ini.
Tingginya kira-kira 1.5 meter yang terdiri dari tiga bagian. Sisi paling atas untuk es batu, bagian tengah untuk bubuk kopi dan yang paling bawah adalah tempat kopi yang sudah jadi. Khusus untuk varian Cold Drip, Cerita Kopi menyediakan dua pilihan, yakni Coffee Black yang dibanderol Rp 42 ribu dan Coffee Caramel yang dibanderol Rp 48 ribu. Varian kopi ini sangat cocok bagi Anda yang tidak begitu menyukai kopi pekat karena rasanya light dan menyegarkan.
Selain Cold Drip, varian kopi lain yang harus Anda jajal di Cerita Kopi adalah Cerita Kopi Affogato. Affogato ini adalah kombinasi sempurna antara es krim vanila dan juga siraman espresso yang menggugah lidah.
Perpaduan kombinasi ini menghasilkan citarasa kopi yang kuat namun lumer dengan es krim yang lembut. Wajar jika Affogato ini menjadi dessert yang sempurna bagi pecinta es krim dan kopi. Harga yang dibanderol untuk Cerita Kopi Affogato adalah Rp 45 ribu.
Selain kedua menu yang saya jajal ini, Anda juga bisa meniknati menu makanan utama seperti Nasi Goreng Buntut, Nasi Goreng Kambing, Sop Buntut, Bubur Ayam, Spaghetti Aglio Olio hingga Chicken Cordon Blue yang dibanderol mulai Rp 25-60 ribu.
Suasana yang hangat, minuman dan makanan yang lezat membuat kedai kopi yang buka mulai pukul 08.00-22.00 ini jadi pilihan yang tepat bagi Anda untuk kongkow bersama teman-teman. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Projo Klarifikasi Video Viral Budi Arie soal Percepatan Sebelum 2029
-
Review Reacher Season 4: Drama Thriller Spionase Perkotaan yang Megah!
-
Giliran China Diancam-ancam Donald Trump Gara-gara Iran
-
Protokol Hati yang Rehat
-
5 Perbedaan HP Garansi Resmi vs Distributor, Ketahui sebelum Tergiur Harga Murah
-
Garudayaksa Gandeng Batam Prime FC, Buka Akademi Satelit
-
Budi Arie Ungkap Insting Politik: Ada Percepatan Sebelum 2029
-
NHM Optimalkan Sistem Daur Ulang Air di Tambang Gosowong untuk Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan
-
Review Film Insidious: Out of the Further, Teror Baru Menembus Dunia Nyata