Suara.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan menjadikan Gunung Sasak sebagai destinasi wisata baru yang diharapkan mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.
"Segera akan kita resmikan sebagai destinasi wisata alam yang baru dan rencananya akan dibangun rukyatul hilal di atasnya," kata Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, di Lombok Barat, Senin (29/1/2018).
Gunung Sasak adalah kawasan hutan lindung yang berada di wilayah administratif Kecamatan Kuripan, dan Kecamatan Gerung.
Fauzan menyatakan keseriusannya menjadikan industri pariwisata sebagai produk terdepan di wilayahnya. Secara bertahap pembenahan dan inovasi terus dilakukan.
Ia juga menekankan agar potensi lokal untuk kebutuhan wisatawan terus ditingkatkan, salah satunya Gunung Sasak yang memiliki keunggulan dan keindahan alam tersendiri.
"Kebutuhan wisatawan harus disiapkan 50 persennya dari potensi lokal sebagai penunjang dan daya tarik wisatawan, seperti fasilitas pendukung, kuliner dan kebutuhan lain agar wisatawan betah untuk berlibur," ujar Fauzan.
Selain Gunung Sasak, Kabupaten Lombok Barat juga memiliki "kampung kreatif" dengan unggulan wisata hutan, yakni Desa Sesaot, Desa Pakuan dan Desa Buwun Sejati, Ketiganya disebut sebagai "Desa Sekawan Sejati".
Fauzan mengatakan, salah satu desa, yakni Desa Buwun Sejati, secara resmi mengenalkan konsep desa wisata kepada masyarakat.
Sebanyak lima dusun di desa itu memiliki potensi masing-masing. Ada poteni seni budaya, kerajinan tangan dan lain sebagainya.
Selain dapat menikmati keindahan alam dan budaya Lombok, lanjut dia, para wisatawan juga dapat menyaksikan wujud toleransi beragama yang dijalankan oleh warganya.
"Desa Buwun Sejati memang kaya potensi. Saya yakin desa itu akan maju dan berkembang jika dibangun dengan kebersamaan dan semangat yang tinggi dari masyarakat," katanya dilansir Antara.
Dengan memanfaatkan potensi lokal, Fauzan optimis target kunjungan wisatawan pada 2018 sebanyak 900 ribu orang akan tercapai. Target tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 600 ribu orang dengan realisasi mencapai 730 ribu wisatawan.
Semoga saja dengan menjadikan Gunung Sasak sebagai destinasi wisata baru mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang pelesiran ke Lombok Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Murah di Bawah 50 Ribu untuk Remaja, Wajah Fresh Anti Kilap
-
Jualan Sop Buah, Wanita Asal Gresik Ini Bisa Raup Omzet Rp1 Miliar per Bulan
-
Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Urutan dan 5 Pilihan Produk Murah yang Bagus
-
5 Bedak yang Mengandung Salicylic Acid untuk Cegah Pori Tersumbat dan Jerawat
-
Desain Tak Lagi Sekadar Estetika, Mengapa Kini Jadi Kunci Mencari Solusi dan Mendorong Bisnis?
-
10 Pilihan Warna Cat Tembok Rumah Pembawa Rezeki, Vibes Mewah dan Bawa Hoki Terus!
-
Apakah Benar Sendok Bisa Melembutkan Daging saat Direbus? Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Lipstik Transferproof Lokal Rp30 Ribu vs Rp130 Ribu: Mana yang Awet Seharian di Acara Kondangan?
-
Bolehkah Muslimah Tindik Hidung seperti Ria Ricis? Ini Penjelasan Islam dan Pendapat Ulama
-
Resep Kopi Susu Biskuit ala Mikael Jasin, Cocok Temani Weekend di Rumah